Ada Gerpol dari Elit Golkar Supaya Bamsoet Gagal Maju
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Ada Gerpol dari Elit Golkar Supaya Bamsoet Gagal Maju

Minggu, 10 November 2019



INILAMPUNGCOM -- Jakarta : Bambang Soesatyo (Bamsoet) yang semula colling down kini menyalak. Dia menunjukan serius kembali maju Calon Ketua Umum Partai Golkar.

Isu seputar kenapa Bamsoet "kenceng" pun beredar.  Salah satunya, adanya rumor telah terjadi perseteruan antara Presiden Joko Widodo dengan Ketua MPR Bambang Soesatyo.

Hal itulah yang membuat kembali ramainya pemberitaan di tubuh Partai Golkar.

Fungsionaris DPP Partai Golkar Syamsul Rizal menyebut pendukung Caketum DPP Golkar, Airlangga Hartarto  yang sengaja membuat peta konflik antara Bambang Soesatyo dengan Presiden Joko Widodo.

"Pendukung Caketum AH panik. Makanya membuat peta konflik dan opini yang aneh-aneh," kata Syamsul Rizal, (9/11/2019).

Sampai saat ini, masih kata Syamsul. hubungan Bamsoet dan Pak Jokowi adem adem saja, demikian juga dalam hubungan antar lembaga sebagai ketua MPR dan Presiden tidak ada masalah apa apa.

Syamsul mengankui adanya Gerakan Politik (Gerpol) oleh oknum elite Golkar dengan menggunakan orang terdekat Presiden Joko Widodo-- dan  dengan segala upaya --- membendung keinginan Bamsoet maju sebagai caketum PG dengan membuat segala fitnah dan opini negatif.

Salah satu metodologi Gerpol mereka adalah menarik kekuasaan untuk mencampuri persoalan internal partai Golkar, membuat disharmonisasi antara Pak Jokowi dan Bamsoet dengan membuat rangkaian fitnah dengan melibatkan nama-nama petinggi di negara ini yang sebenarnya tidak ada hubungan apa apa dengan Bamsoet.

Menurut Syamsul, secara moral politik, Bamsoet teruji menjadi garda pemerintahan Presiden Jokowi. Ia menjelaskan, pertama saat Bamsoet sebagai Ketua DPR, kedua disaat Bamsoet sebagai Ketua MPR.

Sinergitas Bamsoet dan Jokowi sebagai pimpinan Lembaga Tinggi Negara keduanya sampai saat ini sangat harmonis. Jadi sangatlah keliru jika hanya demi mengejar ketua umum PG, Bamsoet di peta konflik oleh pendukung Caketum PG Airlangga Hartarto yang mengatakan bahwa 'Ambisi Bamsoet Rusak Relasi Golkar dengan Jokowi'," tegas Syamsul. (*/zal)