Bamsoet: Suara DPD I dan II Biasanya Tak Kompak
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Bamsoet: Suara DPD I dan II Biasanya Tak Kompak

Sabtu, 16 November 2019

Bambang Soesetyo, ketua MPR RI 
INILAMPUNGCOM -- Munas Golkar masih Desember 2019, tetapi mayoritas DPD I Partai Golkar telah menyampaikan dukungan full untuk Airlangga Hartarto.

Bahkan, tidak sedikit yang berharap Menko Ekonomi itu dipilih aklamasi -- model Musyawarah mufakat-- sebagai ketua umum DPP Partai Golkar periode 2019-2014.

Peroleh signifikan saat Pileg, dan keberhasilan Airlangga Hartarto menjadi Golkar sebagai partai tengah---telah disampaikan sejumlah tokoh dalam Rapimnas di hotel Rizt Carlten, Jakarta Jumat  lalu.

Apa pendapat Bambang Soesatyo--rivalnya di Munas Golkar--soal pernyataan dukungan para ketua DPD I Golkar tersebut?

Bambang menyatakan, dirinya cukup menghargai wacana dukungan kuat dari DPD I Golkar, untuk Airlangga Hartarto.

Namun seperti yang dia ketahui, bahwa Rapimnas yang digelar di Jakarta, Jumat (15/11), kemarin malam itu, hanya mewakili 34 suara, Masih ada 514 suara yang dimiliki dewan pimpinan daerah tingkat II

"Masih ada suara DPD tingkat II yang belum didengar. Jumlahnya mecapai 514 kabupaten/kota," kata Bamsoet di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis, (14/11).

Bamsoet menyebut, suara DPD tingkat II biasanya tidak kompak dengan DPD tingkat I. Menurutnya, DPD tingkat I mengklaim suara DPD tingkat II.

"Seperti biasa DPD I ya begitulah tapi pasti pengalaman kami tidak selalu sejalan dengan DPD II, masih ada 514 suara yang belum didengar, ini bisa saja DPD I mengklaim suara tingkat II, jadi Pemilu-Pemilu yang lalu juga sama," tambah Bamsoet.

"Jadi kita lihat nanti kecenderungan daripada suara tingkat II, apakah sejalan dengan tingkat atau memilih yang lain ada Bambang Utoyo, ada Ridwan Hisjam dan lain-lain," tambah dia. (*/dbs/zal

#MunasGolkar       #Bamsoet   #airlangga