Bangunan Pusat Kuliner di Wisata Labuhanjukung Terbengkalai
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Bangunan Pusat Kuliner di Wisata Labuhanjukung Terbengkalai

Senin, 18 November 2019

Pusat kuliner dan cindera mata di tempat wisata Labuhanjukung Pesisir Barat. Foto. Ina.
INILAMPUNG.com - Sebagian besar bangunan pusat kuliner dan cinderamata yang berada di kawasan wisata Pantai Labuhanjukung Kecamatan Pesisir Tengah Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar), terbengkalai.

Bagaimana tidak, tempat kuliner dan cinderamata yang dibangun pada 2017 dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) oleh Dinas Pariwisata (Dispar), hanya dua lapak yang digunakan oleh pedagang, dari total lapak sebanyak 14 unit.

Kondisi tersebut diperparah dengan para pedagang yang umumnya pedagang es dugan itu, saat ini enggan masuk dan berdagang dibangunan tersebut, dan lebih memilih untuk menggunakan bangunan sementara yang digunakan untuk berdagang yang dibuat oleh para pedagang itu sendiri.

Sayangnya, Dispar sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang mengelola kawasan wisata Pantai Labuhanjukung terkesan diam terhadap kondisi bangunan yang mulai mengalami kerusakan itu.

Berdasarkan temuan di lapangan, masyarakat pedagang enggan untuk menempati bangunan yang sudah disiapkan oleh Dispar itu disebabkan sepi dari masyarakat pengunjung untuk membeli jajanan para pedagang.

 "Masalahnya dagangan kami sulit laku kalau kami berdagang di bangunan pusat kuliner dan cinderamata itu, karena sepi dari masyarakat pengunjung yang mau membeli jajanan kami," ujar salah seorang pedagang yang enggan namanya disebutkan, Senin (18/11/2019).

Kondisi tersebut menjadi penyebab utama para pedagang lebih memilih berdagang diluar dari bangunan tersebut, meski harus mengeluarkan modal untuk membangun bangunan sementara yang terbuat dari papan.

"Kami lebih memilih berdagang di luar dari bangunan itu, karena dagangan kami jelas lebih laku," katanya(ina)