Bupati Serahkan Bantuan Mesin Jahit dan Kartu Asuransi Nelayan
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Bupati Serahkan Bantuan Mesin Jahit dan Kartu Asuransi Nelayan

Rabu, 20 November 2019

Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal. Foto. Ina.

INILAMPUNG.com - Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal menyerahkan bantuan mesin jahit kepada Kelompok Sejahtera Abadi di Pekon Bambang, Kecamatan Lemong, Selasa (19/11/2019).

Selain mesin jahit dari Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertran) Pesisir Barat, secara simbolis juga berlangsung penyerahan kartu asuransi nelayan, kartu tanda penduduk elektronik (KTP-el), santunan kematian kepada tujuh ahli waris sebesar Rp7 juta, dan santunan anak yatim.

Pada kesempatan yang sama, sejumlah warga dari tujuh pekon di Kecamatan Lemong, menerima 666 sertifikat tanah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lampung Barat. Sertifikat ini diterbitkan Pendaftaran Tanah Sistematik Langsung (PTSL).

Penyerahan bantuan di atas berlangsung dalam pertemuan dan dialog masyarakat Kecamatan Lemong dan Bupati Pesisir Barat. Dihadiri sejumlah tokoh agama dan tokoh adat setempat.

Ketua pelaksana kegiatan, Asisten Bidang Administrasi Umum Pemkab Pesisir Barat Hasnul Abror mengatakan, dialog digelar untuk mempererat silaturahmi sekaligus menyerap aspirasi masyarakat.
sejahtera.

"Peserta dialog dan audensi dengan tokoh agama, tokoh adat dan tokoh masyarakat sekitar 300 orang terdiri dari kepala organisasi perangkat daerah dan masyarakat Kecamatan Lemong," jelas Hasnul.

Pada kesempatan itu, Bupati Agua Istiqlal mengatakan, keberhasilan pembangunan yang dicapai tahun ini, tentu bukan hanya prestasi pemimpin, tetapi peran nyata banyak pihak. Seperti DPRD, Forkopimda Pesisir Barat dan Lampung Barat, pelaku ekonomi, para sai batin, tokoh masyarakat, pemuda, masyarakat. Juga, pemerintah pusat dan provinsi.

Disebutkan, beberapa target yang akan dikejar pada tahun keempat dan tahun kelima RPJM hingga 2021, yaitu: Infrastruktur dan konektivitas wilayah, pengurangan angka kemiskinan, peningkatan pertumbuhan ekonomi, peningkatan rasio elektrifikasi dari PLN, peningkatan dan pengembangan pariwisata sebagai penopang ekonomi daerah, peningkatan kapasitas fiskal daerah dengan peningkatan pendapatan asli daerah.

Dialog dengan moderator Audi Marfi --staf ahli bupati bidang ekonomi, berlangsung hangat, terbuka, dalam suasana kekeluargaan. (ina).