Golkar Melibatkan 10 Lembaga Survey Seleksi Calon Kepala Daerah
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Golkar Melibatkan 10 Lembaga Survey Seleksi Calon Kepala Daerah

Kamis, 14 November 2019

Lodewijk.F. Paulus (ron-inilampung.com)


INILAMPUNGCOM -- DPP Golkar menggunakan 10 lembaga survey untuk mengukur elektoral dan seleksi bakal calon kepala daerah jelang Pilkada serantak 2020. 

Ke-10 lembaga survey nasional itu dianggap kredibel dan profesionalitasnya dinyakini cukup baik.


Masing-masing: Pusdeham Surabaya pimpinan Muhammad Asfar, Indikator pimpinan Burhanuddin Muhtadi, kemudian SMRC Sirojudin Abbas.


Lalu, Charta Politika pimpinan Yunarto Wijaya, LSI pimpinan Djayadi Hanan, Indo Barometer pimpinan Muhammad Qodari, Polmarck pimpinan Eep Saepullah, Sinergi Data Indonesia pimpinan Barkah Pattimahu, Poltracking pimpinan Hanta Yuda dan LSI Denny JA.


Sekjen DPP Partai Golkar Partai Golkar,Hi. Lodewijk F Paulus membenarkan adanya 10 lembaga survey yang selama ini telah bekerjasama dengn DPP Golkar tersebut. "Benar, DPP Golkar menyiapkan 10 lembaga survey untuk Pilkada 2020." kata dia, di bilangan Slipi, Jakarta, (13/11).


Kenapa 10, karena lembaga survei itu sebelumnya memang sudah bekerjasama dengan Partai Golkar, baik dalam Pemilu dan Pileg.


Lode
wijk F. Paulus yang juga anggota Komisi I DPR RI utusan Lampung itu, tak mau menyebut  target menang dalam Pilkada serentak nanti. Dia berharap menang sebanyak-banyaknya.


“Yang jelas sebagai partai politik ya kita ingin menang sebesar-besarnya,” ujar mantan Danjen Koppasus itu.



Golkar Lampung

Di Lampung, DPD Golkar Provinisi sedang menyusun jadwal untuk fit and proper test. Seluruh bakal calon yang mendaftar, wajib mengikuti uji kepatutan.

"Rapat koordasinasi Tim Penjaringan sudah dilakukan Rabu Malam, (13/11) Mas. Di sepakati, jadwal test, dan lain-lain," kata Sekertaris Tim Seleksi DPD Golkar Bambang Purwanto, Kamis (14/11).


Di Golkar Lampung, ada  54 balonkada. Terdiri 33 calon Walikota dan 21 bacalon Wakil Walikota dan Wakil Bupati. Mereka akan mengikuti Pilkada di 6 kabupaten, 6 kotamadya.(ZAL/inilampung.com)