Pringsewu Lomba Mural di Dinding Stadion Bandungbaru
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Pringsewu Lomba Mural di Dinding Stadion Bandungbaru

Senin, 25 November 2019

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi. Foto. Tyo.

INILAMPUNG.COM--Sedikitnya sepuluh pelukis di Kabupaten Pringsewu mengikuti lomba melukis tembok (mural) di pagar dinding Stadion Sepak Bola Pekon Bandungbaru, Kecamatan Adiluih, Ahad (24-11-2019).

Wakil Bupati Fauzi menandai pembukaan lomba yang digagas para pemuda dan perangkat Pekon Bandungbaru, itu dengan menggoreskan cat dengan kuas di tembok yang berwarna putih.

Ketua panitia kegiatan, Joni Fakhrudin, menuturkan peserta merupakan para seniman dan pelajar. Mereka melukis berbagai jenis dan gambar, seperti melukis wajah tokoh nasional, binatang, karakter boneka, karikatur dan abstrak. "Kami menyediakan hadiah berupa tropi dan dana pembinaan bagi juara 1, 2 dan 3," terangnya.

Lomba mural untuk membantu penyaluran hobi bagi para seniman lukis mural agar tembok di seputar Stadion Bandungbaru yang semula putih polos berubah dengan nuansa warna-warni dalam bentuk lukisan.

"Semoga dengan adanya mural ini, selain akan mempercantik kawasan ini.  Selain untuk berolah raga juga menjadi daya tarik tersendiri mengundang orang datang kelokasi itu untuk berselfi ria," terang Joni Fakhrudin.

Dia menambahkan, selain lomba mural juga diadakan lomba mewarnai bagi pelajar PAUD-TK dan terlebih dulu dilaksanakan senam jantung sehat diikuti ratusan warga setempat. Tampak diikuti Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Pringsewu Heri Iswahyudi dan Camat Adiluih Sutaryo.

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi mengapresiasi terselenggaranya lomba mural yang dinilai positif. Tembok yang awalnya kosong dan kotor bisa terlihat cantik dan indah karena dihiasi berbacam gambar/lukisan.

Lokasi itu dapat bermanfaat dan menjadi daya tarik tersendiri sebagai wisata selfie atau berswa foto di depan lukisan mural tersebut.

Diharapkan, dilakukan penataan tempat berdagang untuk para pedagang UMKM, yang dapat terwujud pasar kuliner dan wisata kuliner sehingga Stadion Bandungbaru dapat dijadikan tempat berolahraga sekaligus tempat bermain.

Wabup Fauzi juga meminta kepada komunitas lain mengikuti kreativitas itu. Banyak tembok-tembok yang kosong dan sudah kusam. "Alangkah baiknya jika diberi warna melalui lukisan dan gambar mural, pasti nuasanya akan berbeda dan menjadi lebih rapi dan menarik," harapnya. (tyo).