VIRAL. Atlet SEA Games Dipulangkan karena Isu Tidak Perawan
Cari Berita

Breaking News

banner atas

VIRAL. Atlet SEA Games Dipulangkan karena Isu Tidak Perawan

Jumat, 29 November 2019

Giulia Steingruber, pesenam Swiss yang berhasil merebut medali di Olimpiade Rio 2016 
INILAMPUNGCOM -- Lagi Viral. Atlet SEA Games asal Kediri terpaksa dipulang ke tanah air karena (diduga) tidak perawan.

Pihak keluarga sang atlet pun merasa terpukul saat menerima kabar tersebut. Mereka lalu meminta keadilan dari pemerintah Indonesia sekaligus mengklarifikasi kebenaranya.

Setelah didesak, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) buka suara soal pemulangan atlet senam asal  Kediri, Jawa Timur bernama Shalfa Avrila Siani dari pelatnas.

Sekertaris Kemenpora Gatot S. Dewabroto menyebut tidak betul ada pemulangan paksa oleh pelatih Persani (Persatuan Senam Seluruh Indonesia) karena keperawanan.

Yang benar, atlet tersebut indisipliner dan kurang fokus, jadi berdampak pada prestasinya yang menurun, sehingga diputuskan tidak disertakan di SEA Games 2019.

"Dia digantikan oleh atlet lain yang peringkatnya jauh lebih tinggi,” kata  Gatot S Dewa Broto, Jumat (29/11/2019).

Kemenpora prihatin dengan kejadian tersebut. Pihak Kemenpora sudah langsung komunikasi dengan Persani, terkait dengan masalah kondisi prestasinya. Jadi tidak ada hubungannya dengan masalah keperawanan. Sesuai dengan Perpres 95 tahun 2017, hak promosi dan degradasi atlet memang ada di cabor, bukan di Kemenpora maupun KONI,” ujarnya.

“Tetapi jika memang pemulangan atlet itu karena dugaan masalah keperawanan, maka kami akan tindak tegas. Karena selain masalah privasi dan kehormatan seseorang, juga tidak ada hubungannya dengan prestasi,” tuturnya.

Gatot berharap kejadian ini tidak memengaruhi persiapan atlet lain yang akan tampil di cabang olahraga senam. Secara keseluruhan, dia ingin kontingen Indonesia tampil maksimal di SEA Games 2019.

Kepada seluruh cabor, diingatkan tidak menimbulkan kehebohan sekecil apapun. Karena itu akan berdampak luas pada konsentrasi kontingen Indonesia.[zal/Inews/inilampung.com]