Anggota DPR RI asal Lampung, Lodewijk F. Paulus Terpilih Sekjen Golkar
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Anggota DPR RI asal Lampung, Lodewijk F. Paulus Terpilih Sekjen Golkar

Reporter
Jumat, 06 Desember 2019


H. Lodeiwijk F. Paulus, Sekjen DPP Partai Golkar 2019-2024
INILAMPUNGCOM -- Airlangga Hartarto mengumumkan nama-nama pengurus baru dan tim yang membantu dalam menyusun kepengurusan DPP Partai Golkar periode 2019-2014.

Dalam pengumuman itu, Airlangga menyebut H. Lodewijk Freidrich Paulus sebagai Sekjen partai untuk kedua kalinya. Dia dipercaya bisa membantunya menyusun pengurus baru.

"Saya akan dibantu kader Partai Golkar yang tidak pernah minta apa-apa yaitu Pak Sekjen Lodewijk Paulus," kata Airlangga Hartaro sambut tepuk tangan meriah tamu undangan saat penutupan Munas X di Hotel Ritz-Carlton, Jakarta tadi malam, Kamis,(5/12/2019).

Siapa Lodewijk?  Di Lampung, nama Lodewijk F. Paulus sudah cukup dikenal. Dia pernah pegang jabatan Plt. Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Lampung, era transisi dari ketua sebelumnya, M. Alzier Dianis Thabranie.

Periode pemilu legislatif 2019, pria yang mengaku mualaf sejak berpangkat mayor itu, ikut kontestasi Pileg, dan terpilih. Kini, dia anggota komisi I DPR RI, asal pemilihan Lampung I. Meliputi, Lampung Selatan, Bandar Lampung, Metro, Pesawaran, Pringsewu, Tanggamus, Pesibar, dan Lampung Barat.

Sebelum memasuki dunia politik, Lodewijk adalah perwira tinggi di TNI Angkatan Darat. Lulusan Akmil 1981.

Dia banyak mengisi posisi penting di Kopassus. Komadan pasukan elite Kopassus yakni Satuan Penanggulangan Teror (Gultor) 81, hingga jabatan tertinggi di Koppasus 2009.

Lodewijk memasuki masa pensiun pada tahun 2015. Setelah itu, ia terdaftar sebagai kader Golkar. Padal tahun 2016, ia tercatat sebagai Koordinator Bidang Kajian Strategis DPP Partai Golkar. Menjadi Sekjen DPP menggantikan Idrus Marham.

Berikut riwayat pendidikan dan karir Lodewijk di Militer :

Pendidikan  dan Karir:
Akmil tahun 1981
Sussarcabif tahun 1981
Seskoad tahun 1996
Sus Para tahun 1980
Komando tahun 1981
Sus Danki tahun 1984
Gultor tahun 1984
Sus B. Prancis tahun 1988
Sus Pa Intel, Sus-I Bais ABRI tahun 1988/1992
Tech Inteligent course (Amerika) tahun 1990
Sus Pa Intel, Sus-II Bais TNI tahun 1992/1993
Tech Opt course (Inggris) tahun 1991
KSPS tahun 1997
PPSA XVI Lemhanas RI tahun 2009
Karir Militer: Danton Kopassandha (1981)
Palog Grup 3 Kopassandha (1983)
Danki/323/32/3 Kopassandha (1984)
Dan Sub Tim 2 Den-81 tahun 1988
Dantim 3 den 81 Kopassus (1988)
Dan Satdik Sandha Pusdikpassus (1993)
Dan Se Komando Pusdikpassus (1995)
Dan Yon-22 Grup 2/Kopassus (1996)
Waasops Danjen Kopassus (1997)
Asops Danjen Kopassus (2000)
Dan Grup 5/Kopassus (2000)
Dansat-81 Gultor Kopassus (2001)
Asops Kasdam I/Bukit Barisan (2003)
Danrindam I/Bukit Barisan (2005)
Danrem 052/Wijayakrama (2006)
Dirlat Kodiklatad (2007)
Danjen Kopassus (2009)
Pangdam I/Bukit Barisan (2011) Dankodiklat TNI-AD (2013)
Sekjen DPP Partai Golkar 2016-2019
Plt. Ketua DPD I Partai Golkar Lampung
Wakil Ketua TKN Jokowi - Makruf  (Pilpres 2019)
Anggota DPR RI 2019 -2024


Duet ideal: H. Lodewijk, selalu mendampingi dimanapun posisi ketua umum Airlangga Hartarto (dok)
Dewan Pembina dan Akamedi Golkar

Airlangga juga mengumumkan sejumlah tokoh yang akan mendampinginya di periode 2019-2024, salah satunya Aburizal Bakrie sebagai Ketua Dewan Pembina.

"Kemudian dengan kewenangan yang sudah diberikan oleh Munas kepada saya maka malam ini saya umumkan bahwa Ketua Dewan Kehormatan adalah Bapak Akbar Tandjung," ucap Airlangga.

Airlangga lanjut mengumumkan tokoh yang akan mendampinginya di struktur Dewan Golkar. Mereka adalah Agung Laksono sebagai Ketua Dewan Pakar dan Mohammad Hatta sebagai Ketua Dewan Etik.

Dalam menyusun pengurus, Airlangga akan dibantu 4 orang formatur, yakni Ahmad Doli Kurnia, Zainuddin Amali, Melkias Mekeng, dan Ilham Permana. Dia lalu menyebut nama Lodewijk sebagai Sekjen. Untuk diketahui, seluruh pengurus Golkar saat ini sudah demisioner.

Dalam pidatonya, Airlangga berjanji mentransformasikan Golkar menjadi partai yang lebih modern agar manfaatnya bisa dirasakan hingga ke pelosok daerah.

Berada dalam era digitalisasi, tidak membuat Airlangga kesulitan mengubah partainya menjadi lebih bersahabat terutama untuk generasi milenial.

 Caranya, bakal membangun Golkar Akademi. Golkar Akademi adalah program unggulan untuk merekrut kader-kader muda nan handal.

"Program unggulan di bidang kaderisasi dan kebijakan publik, ini bukti bahwa Golkar dibangun menjadi partai modern," kata dia. (baim/Zuly/inilampung.com)