Jalan Lambar-Pesisir Barat, Waspada Longsor dan Pohon Tumbang
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Jalan Lambar-Pesisir Barat, Waspada Longsor dan Pohon Tumbang

Selasa, 03 Desember 2019

Pohon tumbang di jalan Lampung Barat-Pesisir Barat. Foto. Ina.

INILAMPUNG.com - Pengendara yang melintas di jalan yang menghubungkan Lampung Barat (Lambar) dan Pesisir Barat (Pesbar) diminta waspada terhadap bencana tanah longsor dan pohon tumbang.

Sejak beberapa hari terakhir, hujan deras mulai menguyur wilayah tersebut, dikhawatirkan berdampak pada kondisi tanah longsor atau pohon tumbang akibat curah hujan.

Mengantisipasi kemungkinan terjadi bencana, BPBD Pesibar menyiagakan tim siaga bencana pekon (TSBP). "Tim ini siaga yang bergerak begitu di pekonnya terjadi bencana alam," ujar Kepala BPBD Pesibar Syaifullah.

“Hingga kini kondisi ruas jalan penghubung dua kabupaten itu masih aman dari bencana alam, belum ada tanah longsor maupun pohon tumbang yang sampai membuat macet lalulintas. Terdapat sejumlah longsor namun sekala kecil sehingga dengan cepat diatasi,” kata dia.

Dijelaskannya, salah satu lokasi longsor terjadi di Palsembian, Pekon Labuhanmandi, namun longsor yang terjadi tidak terlalu besar sehingga tidak sampai mentuup badan jalan.

“Pengendara masih tetap bisa melintas di titik longsor tersebut, krena longsor tidak sampai menutup badan jalan, tapi harus tetap hati-hati karena kondisi jalan menikung dan bisa saja licin akibat hujan,” jelasnya.

Menurutnya, hujan deras yang berlangsung cukup lama, terutama yang terjadi dalam beberapa hari terakhir, bisa saja mengakibatkan bencana alam di ruas jalan nasional itu, namun tidak bisa diperkirakan kapan akan terjadi.

Setiap memasuki musim hujan, jalan penghubung dua kabupaten itu, rawan terjadi bencana alam, apalagi tanah longsor dan pohon tumbang, namun untuk sekarang masih aman, terangnya.

Meski saat ini kondisinya masih aman, BPBD mengimbau agar pengendara dan masyarakat sekitar bisa lebih waspada terhadap potensi bencana alam yang bisa terjadi kapan saja.

“Bencana alam memang tidak bisa diprediksi kapan akan terjadi, tapi kita bisa mencegah dampak bencana dengan mewaspadai potensi bencana alam yang terjadi, kita juga sudah menyiapkan TSBP,” tandasnya. (ina).