Niat Henry Bela Presiden Jokowi Kandas di Surat Kuasa
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Niat Henry Bela Presiden Jokowi Kandas di Surat Kuasa

Reporter
Selasa, 10 Desember 2019

INILAMPUNGCOM - Langkah Henry Yosodiningrat untuk melaporkan Rocky Gerung, ditolak oleh Bareskrim Polri. Laporan advokat itu tak diposes, karna Polri menanyakan surat kuasa Henry sebagai pelapor.

Henry melaporkan Pengamat Politik, Rocky Gerung soal pernyataan bahwa Presiden tidak mengerti Pancasila.
Pernyataan itu diucapkan pada diskusi ILC TV One bertajuk "Maju Mundur Izin FPI" , tayang pada Selasa (3/12/2019) malam.

"Saya menunggu 4,5 jam dengan rasa kecewa terhadap Polri karena tidak ada kepastian. Awalnya mereka menanyakan mana surat kuasa Joko Widodo selaku pribadi maupun presiden," kata Henry di gedung Bareskrim Mabes Polri, Senin (9/12/2019).

Menurutnya, Ia melaporkan kasus tersebut atas nama pribadi yang keberatan dengan pernyataan Rocky Gerung. Sebaliknya, pelaporan itu tidak mewakili Jokowi sebagai presiden RI.

Bahkan pasca tak ditanggapi laporannya oleh Barekrim Polri, Politisi PDI Perjuangan ini mengklaim, masyarakat Lampung banyak yang kecewa dengan pernyataan Rocky yang dianggap menghina presiden Jokowi.

Apalagi, kata Henry, mantan Walikota Solo itu juga memenangkan perolehan suara sebesar 60 persen pada pilpres 2019 lalu.

"Saya putra daerah Lampung, saya mantan anggota DPR dari Lampung, Rakyat Lampung kecewa sedih pedih melihat Presidennya dicaci maki dikatakan tidak paham Pancasila, tidak mengerti Pancasila hanya hafal Pancasila," kata Henry, menjelaskan.

Bahkan Henry mengkhawatirkan, penolakan tersebut dikhawatirkan membuat Rocky akan menjadi bulan-bulanan masyarakat Lampung. Ketua Geranat ini menganggap Rocky Gerung akan semakin besar kepala melihat penolakan atas pelaporan ini.

"Saya khawatir Rocky Gerung di bacok sama orang Lampung. Karena apa? Dia pasti akan besar kepala dengan peristiwa ini, dia pasti akan besar kepala. Dan dia akan mengulangi ini lagi akan menghina Presiden. Kemarin dia bilang presiden tidak paham Pancasila, tidak mengerti Pancasila hanya hafal Pancasila. besok mau ngomong apa lagi? Serahkan saja ke dia," himbau Henry.

Pada acra ILC TvOne yang dipandu Karni Ilyas, Menurut Rocky, seandainya Presiden Jokowi paham Pancasila, maka Jokowi tidak akan melanggar sila-sila yang tertulis dalam Pancasila.

Titik tekan pernyataan Rocky, yang membuat Henry Melapor adalah:
"...Presiden juga enggak ngerti Pancasila, kan? Dia hafal, tapi dia tidak paham. Kalau dia paham, dia tidak berutang. Kalau dia paham, dia gak naikin BPJS, kalau dia paham, dia enggak melanggar undang-undang lingkungan." (dbs/inilampung)