Rampung Dikukuhkan, IMM Pringsewu Refleksi Kebijakan Pemerintah
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Rampung Dikukuhkan, IMM Pringsewu Refleksi Kebijakan Pemerintah

Reporter
Senin, 23 Desember 2019




INILAMPUNGCOM - Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah Pringsewu mengajak seluruh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Pringsewu, untuk kembali kejalan mahasiswa, sebagai kontrol sosial.

Hal itu diucapkan Ketua Umum IMM Pringsewu, usai dilantik oleh DPD IMM Lampung di Aula hotel Regency Pringsewu (22/12/2019).

“Semua kader IMM Pringsewu, tingkat Cabang maupun Komisariat untuk kembali meluruskan niat dalam berorganisasi dan menjadikan IMM sebagai jalan dakwah bil-hal,” ajak Wayon Ade Permana ketua umum periode 2019-2020.

Wayon menyebut, dakwah bil-hal adalah Solusi Problematika Umat dan Bangsa.

"Jika bil-Lisan sudah kita lakukan,kemudian al-risalah melalui tulisan baik berupa buku, brosur, maupun media elektronik juga sudah, maka bangsa ini butuh bil-hal  dari kita," tutur Wayon kepada inilampung.com usai disumpah.

Maka meskipun Eksekutif (bupati/wakil bupati) tak hadir, IMM Pringsewu tetap diskusi refleksi akhir tahun dengan tema ‘mengawal program kebijakan Pemerintah Daerah Kabupaten Pringsewu di tahun 2020’.

Disela-sela diskusi, Narasumber dari unsur Pemda Andi Wijaya menuturkan bahwa mahasiswa dapat ikut serta dalam pengawalan kebijakan kebijakan yang ada di kabupaten pringsewu. Khususnya di tahun 2020 dengan berkerjasama dengan seluruh pihak terkait.

Kemudian ketua PD Muhammadiyah Pringsewu, Atoriadi berpesan kepada seluruh Angkatan Muda Muhammadiyah untuk terus terus berdakwah sesuai dengan lingkup pergerakan. Serta tetap berpegang teguh pada Al-Quran dan Assunah dalam setiap pergerakannya.

Diskusi itu dihadiri oleh beberapa tamu undangan, komisioner KPU Lampung Atoniyus, Andi Wijaya Asisten bidang pemerintahan dan kesra, Syafrudin Anggota DPRD Pringsewu, Akademisi Pringsewu Afrizal, Hardi Santosa, Sekretaris KONI Pringsewu Azharul Fazri, Ketua dan Sekretaris DPD IMM Lampung Sahru Romadondan, Podo Wiseso serta beberapa tokoh lainnya.(su/zal/inilampung)