Jalan Lintas Liwa—Krui Tertimbun Longsor, Lalulintas Lumpuh
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Jalan Lintas Liwa—Krui Tertimbun Longsor, Lalulintas Lumpuh

Reporter
Jumat, 24 Januari 2020


Longsor di Jalan Lintas Krui-Liwa (BPBD Pesisir Barat, 2015) 

INILAMPUNG.COM - Hujan lebat yang mengguyur Liwa dan sekitarnya Jumat sore, (24/1/2020), mengakibatkan dua titik jalan lintas Liwa—Krui sekitar Pal 21 dan 22 longsor. 

Kasatlantas Iptu Raphiq Hendrawan, mendampingi Kapolres Lampung Barat AKBP Rachmat Tri Hariyadi mengatakan, material longsor berupa tanah dan pohon tumbang menutupi badan jalan hingga akses jalan tertutup.

Saat ini pihaknya telah menerjunkan personel untuk mengatur arus lalulintas.

“Longsor terjadi di dua titik wilayah Pal 21 dan 22. Kondisi arus lalulintas lumpuh total, dan para pengendara sudah kita arahkan untuk mengisi kantong parkir yang ada di sejumlah rumah makan,” terang Raphiq.

Kepala BPBD Lampung Barat Gison Sihite yang ikut terjebak saat pulang dari Krui menuju Liwa, mengaku pihaknya sudah mengerahkan anggota.

"Anggota kami bersama tim lintas terkait sudah berada di lokasi tetapi tidak bisa dihubungi," katanya.

Menurutnya longsor ada dua titik dengan jarak sekitar 2-3 km mengakibatkan akses menjadi terputus. Badan jalan tertutup oleh longsor dan pohon tumbang.

Satu titik di antaranya cukup parah. Belum diketahui apakah ada kendaraan yang terjebak di antara kedua titik longsor itu atau tidak. Demikian juga tentang apakah ada kendaraan yang tertimpa longsor, pihaknya juga belum jelas.

Namun, kata dia, sampai pukul 19.20 WIB longsor itu belum dapat ditangani karena alat berat belum tiba di lokasi.

“Sudah menghubungi pihak terkait namun kendaraan belum sampai ke lokasi,” ujarnya.

Dia menambahkan kendaraan dari arah Krui menuju Liwa yang sudah di perjalanan, terutama bus dan truk, terpaksa harus antre. Sementara untuk mobil pribadi sudah banyak yang memutar balik ke arah Krui.

"Kalau mobil pribadi saat mengetahui ada longsor langsung balik arah. Sedangkan mobil besar kesulitan memutar balik karena jalan sempit sehingga terpaksa menunggu," kata Gison.

Dia mengimbau agar kendaraan yang dari arah Krui menuju Liwa tidak meneruskan perjalanannya untuk sementara.(su/lam/inilampung)