Pesisir Barat Ajak Daerah Tetangga Gunakan Bandara Taufik Kiemas
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Pesisir Barat Ajak Daerah Tetangga Gunakan Bandara Taufik Kiemas

Reporter
Jumat, 14 Februari 2020

Direktur Utama (Dirut) PT Krui Sukses Mandiri, Adilatama Belapasya. Foto. Ina.

INILAMPUNG.COM - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesisir Barat (Pesibar) mengajak pemerintah daerah tetangganya menggunakan transportasi udara melalui Bandara M Taufik Kiemas.

Bandara yang terletak di Krui, Pesisir Barat itu, setelah vakum beberapa waktu, kini kembali beroperasi pada Jumat, 7 Februari 2020. Penerbangan dengan rute Bandara  M Taufik Kiemas-Bandara Radin Inten II, Beranti, Lampung Selatan, itu kini dilayani maskapai Wings Air tiga kali dalam sepekan, Senin, Rabu, dan Jumat.

Karena itu, badan usaha milik daerah (UMD) pangelola Bandara Taufik Kiemas, PT Krui Sukses Mandiri, melakukan sejumlah strategi untuk pengembangan usaha transportasi udara di Pesisir Barat.

Direktur Utama (Dirut) PT Krui Sukses Mandiri, Adilatama Belapasya menyebutkan, strategi memajukan Bandara Taufik Kiemas antara lain dengan mengajak daerah tetangga Pesisir Barat untuk memanfaatkan jasa transportasi udara. Terutama saat melakukan perjalanan dinas ke luar daerah.

"Menggunakan transportasi udara, tentu lebih cepat sampai, tidak lelah karena perjalanan jauh menggunakan mobil," katanya.

Selain itu, strategi memajukan bandara yang sudah dirintis sejak beberapa tahun silam itu, kata dia, akan menjalin kerja sama dengan agen penjualan tiket untuk memperluas askes pasar sekaligus menawarkan diskon tiket penerbangan.

"Kami juga sudah meminta pihak maskapai untuk mempromosikan dengan memasang iklan. Kami juga menggaet Bank Lampung untuk membantu promosi," papar Adilatama.

Bahkan, kini ada kemungkinan menurunkan harga tiket. Saat ini, tiket penerbangan Bandara Muhammad Taufik Kiemas - Bandara Radin Inten II mencapai Rp479.800 per orang.

Menurut dia, harga tiket itu merupakan nilai kontrak dengan PT Lion Air (Grup Wings Air) yang menurut dia, terbuka untuk diturunkan. Apalagi, beberapa pihak juga menyarankan agar harga tiket diturunkan.

Dengan berbagai strategi promosi itu, dia berharap, peminat masyarakat  menggunakan penerbangan melalui Bandara Taufik Kiemas akan meningkat.

Dia optimistis hal itu akan tercapai. Selain transportasi udara memiliki keunggulan dari sisi kecepatan tempuh, juga potensi Pesisir Barat dan daerah sekitarnya, terutama di bidang pariwisata, bisa menjadi daya tarik orang berkunjung.

Kendati demikian, semua itu harus dilakukan dengan sungguh-sungguh serta dukungan semua pihak, masyarakat maupun pemerintah.

Transportasi udaranya berkembang, bisa mempercepat pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakatnya. (ina/inilampung.com).