2 Lurah di Bandarlampung di Periksa Bawaslu
Cari Berita

Breaking News

banner atas

2 Lurah di Bandarlampung di Periksa Bawaslu

INILAMPUNG
Kamis, 30 April 2020

INILAMPUNG.COM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu)  Bandarlampung memeriksa dua lurah terkait dugaan netralitas sebagai aparatur sipil negara (ASN). Kedua lurah itu adalah Lurah Kuripan Abu Roni dan Lurah Gotongroyong Juwandi Yasa.

"Hari ini kami melakukan klarifikasi kepada kedua lurah terkait dugaan pelanggaran netralitas ASN sebagaimana informasi yang beredar," kata Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansyah pada Kamis, (30/4/2020).

Namun, Candra belum dapat menyimpulkan hasil pemeriksaan. Sebab, masih akan dibahas terlebih dahulu dalam rapat pleno antar komisioner. 

"Nanti akan kami plenokan. Jika butuh lagi informasi lanjutan, akan ada pemanggilan berikutnya," ujarnya.

Dia mengimbau seluruh ASN di Bandarlampung untuk menjaga netralitas dengan tidak memihak apalagi terang-terangan mendukung salah satu bakal calon kepala daerah. Apalagi dengan sengaja turut memolitisasi bantuan sosial pemerintah.

"Terbukti atau tidaknya masalah yang sedang ditangani ini, tapi setidaknya ini jadi pembelajaran bagi para ASN di Bandarlampung agar tidak bermain dalam bantuan pemerintah," katanya.

Anggota Kordiv Penanganan Pelanggaran Bawaslu Bandarlampung Yahnu Wiguno mengatakan pihaknya punya waktu tujuh hari untuk melakukan investigasi atau penelusuran dugaan pelanggaran oleh ASN tersebut.

"Ini hari pertama, masih ada beberapa hari lagi untuk memaksimalkan apakah ini masuk dalam pelanggaran atau tidak," ujarnya.

Terkait kesaksian dari kedua lurah, menurut dia, mereka tidak mengakui adanya unsur politisasi dalam pembagian beras Pemerintah Kota Bandarlampung.

Lurah Gotongroyong Juwandi Yasa mengatakan memenuhi panggilan Bawaslu sebagaimana aturan yang ada. 

"Tidak ada unsur politisasi dalam pembagian beras tersebut. Kami hanya menyalurkan bantuan dari pemkot ini kepada masyarakat," katanya.(lamp/inilampung)

LIPSUS