Disdikbud Pesibar Sosialisasi Peningkatan Kinerja Pengelolaan Anggaran Negara
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Disdikbud Pesibar Sosialisasi Peningkatan Kinerja Pengelolaan Anggaran Negara

INILAMPUNG
Kamis, 15 Oktober 2020

Pjs. Bupati Pesisir Barat, Achmad Chrisna Putra pada sosialisasi yang diadakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pesibar. Foto. Eva. 

 

INILMPUNG.COM, Karyapenggawa - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pesisir Barat mengelar sosialisasi peningkatan kinerja ASN dalam pengelolaan anggaran negara. 


Kegiatan itu berlangsung di Aula SDN 82 Waysindi, Kecamatan Karyapenggawa, Rabu (14/10/2020). 


Pada kesempatan itu, Pjs. Bupati Pesisir Barat, Achmad Chrisna Putra menyampaikan terima kasih kepada narasumber dari Kejaksaan Negeri Lampung Barat. 


"Terima kasih kepada narasumber dari kejaksaan yang meluangkan waktu untuk berbagi ilmu dan pengalaman terkait pengetahuan hukum dalam kegiatan rangka pencegahan tindak pidana korupsi," katanya. 


Para kepala sekolah --peserta sosialisasi, dasar pendidikannya adalah keguruan dan mengajar. Sehingga wajar jika minim pengetahuan di bidang hukum.


Namun demikian, sebagai kepala sekolah, memiliki kewenangan pengelolaan rumah tangga sekolah yang mandiri. Termasuk dalam mengelola anggaran yang bersumber dari APBN maupun APBD. 

"Pengelolaan anggaran memiliki konsekuensi atau pertanggungjawaban di mata hukum. Pengelolaan anggaran negara harus dapat dipertanggungjawabkan secara transparan dan akuntable, sekecil apapun," jelasnya. 


Minimnya pengetahuan di bidang hukum, membuat kepala sekolah rawan bermasalah ketika terkait dengan masalah hukum. "Tentu, hal ini bukan yang diinginkan. Karena itu, sangat tepat kegiatan yang diselenggarakan Dinas Pendidikan bekerja sama dengan kejaksaan pada hari ini," ungkapnya. 


"Saya berharap, kegiatan pada hari ini dapat memberikan tambahan wawasan sekaligus masukan ilmu yang baik bagi peserta sosialisasi sehingga pengelolaan anggaran negara menjadi lebih baik. Juga dapat menghindari hal-hal yang bisa menjerumuskan ke dalam masalah terkait hukum," harapnya. (eva/inilampung.com)


LIPSUS