Realisasi NPHD Macet, Mendagri: Paling Banyak Saya Tegur itu Bandarlampung
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Realisasi NPHD Macet, Mendagri: Paling Banyak Saya Tegur itu Bandarlampung

INILAMPUNG
Rabu, 21 Oktober 2020

INILAMPUNG.COM, Bandarlampung - Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kembali menegur Pemerintah Kota Bandarlampung karena macetnya realisasi naskah perjanjian hibah daerah (NPHD) terkait pelaksanaan Pilkada 2020.

Tito sudah kerap kali menegur Pemkot Bandarlampung dalam setiap rapat yang ia ikuti.

"Saya lihat kota Bandarlampung ini paling macet, saya juga enggak tahu kenapa, Kota Bandarlampung. Dari perasaan saya, setiap rapat ini paling banyak saya tegur itu Bandarlampung terus," kata Tito dalam acara Webinar Nasional Pilkada Berintegritas, Selasa (20/10/2020).

Tito pun langsung meminta Pejabat Wali Kota Bandarlampung untuk segera menuntaskan hal tersebut.

"Sekarang Pj-nya kalau ada di sini tolong cek, daripada nanti kita periksa, dari irjen nanti saya minta turun ke sana, mana uangnya," kata Tito.

Mandeknya realisasi NPHD Kota Bandarlampung itu menjadi sorotan Tito karena tingkat realisasi di mayoritas daerah sudah mencapai 100 persen.

Dalam data yang dipaparkan Tito, Bandar Lampung masuk daftar lima daerah yang belum transfer 100 persen ke KPUD dan daftar empat daerah yang belum transfer 100 persen ke Bawaslu.

Ia pun mengungkapkan tingkat realisasi transfer anggaran untuk KPUD telah mencapai 99,58 persen, Bawaslu (99,61 persen), dan TNI/Polri (83,77 persen).

Tito juga meminta jajarannya untuk mendorong pemerintah daerah segera menuntaskan realisasi anggaran tersebut.

"Sekarang ini semua rata-rata plt, perintahkan pada plt atau pj-nya untuk segera melunasi supaya ada lagi beban tanggungan kepada Bawaslu, KPU, maupun aparat keamanan," kata Tito.(kom/inilampung)

LIPSUS