Merasa Diejek, Satpol PP Serbu Kantor KONI Lampung
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Merasa Diejek, Satpol PP Serbu Kantor KONI Lampung

INILAMPUNG
Jumat, 13 Desember 2019

INILAMPUNGCOM - Berawal dari teriakan 'seribu kali' Satpol PP serbu kantor KONI Lampung. 

Begini ceritanya, pada Rabu (11/12/2019) pagi. Peristiwa itu bermula saat puluhan anggota Satpol PP Lampung melaksanakan senam bersama, di halaman Stadion Sumpah Pemuda, kawasan PKOR, Bandar Lampung.

Sejumlah anggota Satpol PP Lampung sedang mendapat hukuman berupa push up.
Tiba-tiba ada teriakan yang menyebut "seribu kali" terdengar dari arah kantor KONI Lampung.

Serentak hal itu membuat puluhan anggota Satpol PP Lampung tersebut bergerak mendatangi kantor KONI Lampung. Tanpa pikir panjang para Pol PP melempari kantor KONI dengan batu, hingga mengakibatkan kaca pecah.

Dari keterangan pegawai KONI Lampung, Uli mengatakan, peristiwa terjadi sekitar pukul 09.00 WIB.

Ia menjelaskan, sejumlah anggota Satpol PP mendapat hukuman berupa push up. Kemudian, ada seseorang yang berada di depan kantor KONI Lampung berteriak dengan nada mengejek.

"Memang ada yang teriak 'seribu kali'. Waktu itu, ada personel yang lagi push up," kata Uli.

Uli bercerita, ketika peristiwa tersebut, ia bersama beberapa rekannya sedang duduk di depan kantor. Namun, ia tak mengetahui sosok yang berteriak "seribu kali" tersebut.

Walau begitu, ia memastikan bahwa orang yang berteriak tersebut bukan pegawai KONI Lampung.

Sedangkan keterangan Kasatpol PP Lampung, Jayadi mengatakan peristiwa tersebut hanya kesalahpahaman.

Insiden itu pun tidak direncanakan.
Sebagai pimpinan, dirinya hanya akan memberikan teguran lisan. Hal itu agar anggotanya tidak mudah emosi.

Menurutnya, anggotanya sedang melakukan senam bersama di halaman Stadion Sumpah Pemuda.

"Lalu ada yang teriak 'seribu kali' saat angggota kami yang sedang senam dan terkena hukuman oleh Pak Zulkarnain, kabid saya," kata Jayadi.

Setelah itu terdengar, sejumlah anggota Satpol PP Lampung mendatangi kantor KONI Lampung. Hingga kemudian, insiden terjadi yang berujung kaca pecah.

Jayadi mengatakan, seusai peristiwa tersebut, dirinya langsung datang ke kantor KONI Lampung untuk menyelesaikan persoalan tersebut. Pihaknya juga akan mengganti kaca yang pecah.(zal/inilampung)

LIPSUS