Kantornya Dirusak, Frans akan Laporkan Satpol PP ke Polisi
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Kantornya Dirusak, Frans akan Laporkan Satpol PP ke Polisi

INILAMPUNG
Jumat, 13 Desember 2019

INILAMPUNGCOM - Wakil Ketua KONI Lampung, Frans Nur Seto mengungkapkan, bahwa pihaknya akan melaporkan kasus pemecahan kaca kepihak yang berwajib.

Sebelumnya, pada Rabu (11/12) pagi, Kantor KONI dikepung Satpol PP serta diwarnai pemecahan kaca.

Frans pun membenarkan, bahwa peristiwa itu bermula dari adanya teriakan "seribu kali". Namun ia menjelaskan bahwa teriakan itu bukan dari pegawai KONI.

"Kita juga tidak tahu siapa yang teriak dan kenapa tiba-tiba langsung memecahkan kaca kantor kita," kata mantan Kadispora Lampung Selatan.

Saat kejadian, menurut mantan ketua umum KONI Lampung Selatan, pada saat kejadian kondisi sangat ramai. Bahkan, dirinya mengungkapkan, bajunya sempat ditarik anggota Satpol PP.

Ketika terjadi peristiwa kantornya dikepung Satpol PP, aktivitas di kantor KONI sedang menggelar tes kesehatan atlet yang akan berlaga di PON.

"Kami kaget saja, siapa yang teriak, kenapa kantor kami yang dipecahkan," terangnya.

Bahwa ia menuturkan kalau selama 35 tahun menjaga aset negara, dan bukan begitu caranya (pengrusakan).

Sementara ada seorang atlet sepak takraw, Irmawati mengungkapkan, dirinya kaget saat kejadian tersebut, padahal ia sedang menjalani tes kesehatan di lantai dua kantor KONI.

"Kaget saja dan trauma, saya kira ada apa di bawah. Kami tentu terganggu karena saat ini sedang tes kesehatan untuk mengikuti PON," katanya.(zal/inilampung)

LIPSUS