Tegal Mas Island Poetry International Festival, Syaiful: Bukan Kurasi Karya
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Tegal Mas Island Poetry International Festival, Syaiful: Bukan Kurasi Karya

bdy
Minggu, 08 Desember 2019


Syaiful Irba Tanpaka saat pengambilan video oleh Agusri Junaidi di Tegal Mas Island, Sabtu (7/12). 

INILAMPUNG.COM -- Tegal Mas Island Poetry International Festival (Festival Puisi Internasional) yang akan dihelat 24-26 Januari 2020 di Pulau Tegal Mas, Pesawaran, Lampung, diikuti para penyair dari 10 negara.

Menurut Sekretaris Panitia, Syaiful Irba Tanpaka didampingi Wakil Ketua Agusri Junaidi di Lamban Sastra, Minggu (8/12), para penyair yang diundang bukan berdasar kurasi karya.

"Kami mengkurasi penyair yang layak mengikuti festival ini. Jadi bukan melalui kurasi karya secara terbuka," ujar Syaiful Irba Tanpaka.

Untuk memilih penyair, katanya lagi, Lamban Sastra Isbedy Stiawan sebagai penyelenggara meminta bantuan penyair Anwar Putra Bayu, Heri Mulyadi, Isbedy Stiawan ZS, dan dirinya guna mendata penyair berbagai negara.

"Kami juga minta bantuan Pam Allen, pengajar sastra Indonesia di Australia, untuk merekomendasi beberapa penyair dari negera itu dan Tasmania," imbuh dia.

Masih kata Syaiful, pernyataan ini untuk menjawab pertanyaan sejumlah penyair kepada panitia. "Jadi kami tegaskan panitia mengkurasi penyair, bukan karya puisi yang dikirim terbuka sebagaimana even di daerah lain," katanya.

Sementara pengampu Lamban Sastra yang juga ketua panitia, Isbedy Stiawan ZS, membenarkan peserta Festival Puisi Internasional di Tegal Mas Island bukan berdasar kurasi karya puisi.

"Kami tidak lakukan terbuka untuk menjaring penyair melalui puisi. Kami memilih penyair lalu mereka diminta mengirimkan puisi bertema Tuhan, Pulau, Kata-Kata," jelas dia.(bdy)

LIPSUS