Gerakan Tanam Hortikultura Tepat Waktu ala Pringsewu
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Gerakan Tanam Hortikultura Tepat Waktu ala Pringsewu

INILAMPUNG
Kamis, 09 Januari 2020


Studi Bertanam Dengan Benih Tomat Unggul (dok. suranto)

INILAMPUNG.COM - Untuk mendukung rencana pemerintah yang menjadikan Lampung sebagai sentra tanaman pangan dan hortikultura nasional, Yayasan Bina Tani Sejahtera (YBTS) bersama PT Lautan Luas menggelar ekspo pertanian di Pringsewu (7/1/2020).

YBTS adalah yayasan binaan dari PT. East West Seed Indonesia (Ewindo), Produsen benih sayuran bermerk 'Panah Merah'.

Mengusung tema GERTAP HORTI: Gerakan Tanam Tepat Hortikultura, Kegiatan ini juga mengadakan pembinaan petani.

Lahan seluas 2.500 meter, 150 petani Pringsewu, diedukasi mengenai teknik budidaya, penggunaan benih unggul, teknik pemupukan dan penggunaan pestisida secara tepat.

Marketing Representativ wilayah Lampung Ewindo Didi Efendi mengungkapkan, akan kontinu memberikan edukasi pengetahuan mengenai cara bertanam yang baik, kepada petani.

"Kepada kelompok-kelompok tani melalui serangkaian pelatihan dan demo-plot (demplot)," jelasnya.

Selain di Pringsewu, mereka juga membangun demplot di sembilan kecamatan se Lampung. Yakni;  kecamatan Gading Rejo, Jabung, Waway Karya, Bumi Ratu Nuban, Bekri, Raman Utara, Trimurjo, Sukadamai Natar dan Pekalongan.

Kemudian, Technical Manajer PT Lautan Luas, Ricardo Parningotan Rajagukguk mengatakan kegiatan ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap sektor pertanian Indonesia, khususnya Lampung.

"Kami sangat senang melihat antusiasme petani hortikultura untuk mendapatkan pengetahuan tentang cara bertanam yang benar dengan melihat kondisi tanah dan dosis pupuk yang tepat," ungkapnya.

Panah Merah juga memperkenalkan, Tomat Varietas GUSTAVI F1 yang memiliki keunggulan baik. Seperti tahan virus Gemini, tahan layu bakteri dan fusarium, tahan serangan jamur phytoptora yang menyebabkan busuk pangkal batang.

Tak ketinggalan Perusahaan pupuk Lautan Luas memamerkan produknya kepetani. Petani diajarkan menanam pada musim kemarau, dengan menggunakan pupuk dari Lautan Luas.(su/inilampung)

LIPSUS