IMM Bahas Pengelolaan Sampah Di Bandarlampung Bersama Akademisi
Cari Berita

Breaking News

banner atas

IMM Bahas Pengelolaan Sampah Di Bandarlampung Bersama Akademisi

INILAMPUNG
Sabtu, 29 Februari 2020

INILAMPUNG.COM - Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Cabang Bandarlampung menggelar seminar lingkungan hidup di Auditorium Universitas Muhammadiyah Lampung, Sabtu (29/2/2020).

Kegiatan bertema "Integrasi pengelolaan lingkungan hidup menuju negeri baldatun thayyibatun wa rabbun ghofur" mengangkat beragam hal tentang lingkungan hidup. Meliputi, manajemen sampah, sanitasi dan edukasi mengenai lingkungan.

Seminar ini dihadiri oleh ratusan peserta dari kalangan Mahasiswa dan pelajar. Kemudian melibatkan akademisi sebagai berikut.  Prof Dr Raden Achmad Bustami Rosadi (Guru Besar Universitas Lampung), Fajar Sasora (Majelis Lingkungan hidup PWM Lampung), Edi Santoso
(Wahana Lingkungan Hidup Lampung)  dan Amin Fauzi (Ketua Umum IMM Cabang Bandarlampung.

Bustami menyampaikan mengenai pengelolaan lingkungan hidup, salah satu hal yang di soroti adalah mengenai Banjir.

"Banjir itu disebabkan oleh banyak hal meliputi curah hujan, Kondisi geografi, Sampah dan lainnya. Maka perlu untuk diperhatikan hal tersebut, seperti halnya sampah itu harus dikelola dengan baik, serta harus diberikan edukasi terhadap hal tersebut," jelasnya. 

Selanjutnya, Edi aktivis Walhi Lampung mengungkapkan bahwa pengelolaan sampah di Ibu kota Provinsi Lampung belum maksimal.

"Pengelolaan sampah di Bandarlampung ini hanya baru sebatas kumpul, angkut, buang seharusnya ada pengelolaan yg baik dari sampah tersebut sehingga tak menjadi dampak negatif," ungkap Edi. 

Selanjutnya Fajar juga menjelaskan mengenai program program dari majelis lingkungan hidup PWM Lampung mengenai pengelolaan lingkungan hidup.

Ketua Umum IMM cabang Bandarlampung menyampaikan tujuan utama dari acara seminar tersebut.

"Seminar ini selain kemudian menjadi edukasi, seminar ini juga merupakan landasan awal akan gerakan gerakan lanjutan pengelolaan lingkungan di lingkungan Bandarlampung," Ujarnya.(rls/inilampung)

LIPSUS