SMK Muhammadiyah Tumijajar Terima 2 Colt Diesel Mistsubishi
Cari Berita

Breaking News

banner atas

SMK Muhammadiyah Tumijajar Terima 2 Colt Diesel Mistsubishi

INILAMPUNG
Minggu, 08 Maret 2020

INILAMPUNG.COM - SMK Muhammadiyah Tumijajar, Tulangbawang, Lampung menerima donasi Dua Colt Diesel dari PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) di hari kedua pameran GIICOMVEC 2020 di JCC Senayan, (6/3/2020).

Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Muhammadiyah Tumijajar merupakan SMK penerima donasi Colt Diesel ke-15 dari PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan niaga dari Mitsubishi Fuso Truck and Bus Corporation (MFTBC) di Indonesia.

"Ini progran CSR kami ke-15 yang fokus ke bidang pendidikan. Sebelumnya ada 14 SMK yang tersebar di 12 kota di Indonesia yang sudah lebih dulu menerima Colt Diesel," tutur Director of Administration and Human Resources Division KTB, Syaifuddin Said saat acara penyerahan Colt Diesel di GIICOMVEC 2020.

Penyerahan Colt Diesel ini merupakan program kegiatan sosial di bidang pendidikan yang berkelanjutan.

Setelah donasi unit truk ini, KTB bersama diler akan memberikan materi pembelajaran terkait mesin kendaraan serta pelatihan basic automobile yang bersertifikasi kepada guru dan murid.

Tidak berhenti di sana, nantinya kemampuan siswa akan diuji melalui kompetisi nasional bersaing dengan SMK binaan Mitsubishi Fuso lainnya.
Sebagai persiapan menghadapi kelulusan siswa, KTB juga memberikan pelatihan soft skill terkait persiapan memasuki dunia kerja professional.

Sejak pertama kali kehadiran Fuso Vocational Education Program (F-VEP) di tahun 2017, KTB telah memberikan pelatihan kepada 620 murid dan 65 guru SMK.

KTB menyatakan tidak semua SMK yang bisa mendapatkan Colt Diesel dari Mitsubishi Fuso harus memiliki jurusan teknik kejuruan kendaraan bermotor dan sekolah harus terakrediatasi A.

Selain itu juga harus memiliki minimal dua kelas kejuruan kendaraan bermotor dan memang tidak ada dukungan kendaraan.

Jika semua syarat terpenuhi, akan tim dari diler KTB terdekat yang akan mereview.

"Semoga kegiatan tanggung jawab sosial KTB yang berkelanjutan dapat berkontribusi dalam meningkatkan pelayanan kemanusiaan dan mutu pendidikan di Indonesia," ungkap Syaifuddin.(trbn/inilampung)

LIPSUS