39 TKA China Kembali Masuk Indonesia untuk Bekerja
Cari Berita

Breaking News

banner atas

39 TKA China Kembali Masuk Indonesia untuk Bekerja

INILAMPUNG
Rabu, 01 April 2020

INILAMPUNG.COM - Penyebaran virus Corona di Indonesia sejauh ini terus meningkat. Baik terkait pasien positif maupun jumlah yang meninggal. 

Pada Selasa (31/3/2020), ada penambahan 114 kasus baru sehingga total kasus pasien yang terkonfirmasi positif corona sebanyak 1.528 orang. Sementara kasus yang sembuh jadi 81 orang dan meninggal 136.

Mirisnya, sebanyak 39 warga negara asing (WNA) asal China kedapatan masuk melalui pelabuhan Bulang Linggi, Kota Tanjung Uban, Kepulauan Riau, Selasa (31/3/2020).

Ke-39 TKA Tiongkok itu rencananya akan dipekerjakan di PT Bintan Alumina Indinesia (BAI) di Galang Batang, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Mereka dibawa oleh dua kapal cepat, yakni Lagoi Expres dan SB Lagoi Expres 9 dari pelabuhan Telaga Punggur Batam dan sandar di Pelabuhan Bulanglinggi sekitar pukul 11.00 WIB. 

39 TKA ini konon sudah melalui pemeriksaan Imigrasi Bandara Soekarno Hatta Jakarta. Selanjutnya, mereka terbang ke Batam sebelum menuju Bintan.

Salah seorang pengurus 39 WNA asal China, Hendra saat ditemui di Pelabuhan Bulanglinggi Tanjunguban mengatakan, WNA yang baru tiba dari Batam itu, memiliki riwayat perjalanan tidak langsung dari China, melainkan semuanya sudah dari Thailand.

“Mereka memiliki surat keterangan kesehatan dari Kamboja, di mana sebelum masuk Indonesia, sudah melalui pemeriksaan Bandara Soekarno Hatta, mereka melalui negara Thailand,” ungkap Hendra yang didampingi oleh Sunarto, seperti dikutip di batamtoday.com, Selasa (31/3/2020).

Ditanya jabatan keduanya di PT BAI, baik Hendra dan Sunarto, mengaku hanya penjemput. Namun tidak menampik kalau 39 WNA tersebut datang ke PT BAI tujuannya untuk bekerja di perusahaan tersebut.

Saat masuk Pelabuhan Bulanglinggi, 39 WNA yang dibawa oleh dua kapal cepat atau speed boat carteran tersebut, sudah ditunggu oleh pihak KKP, Imigrasi, Sahbandar dan Kepolisan. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan dan langsung naik bus nomor polisi BA 7147 RM yang sudah tersedia untuk membawa mereka menuju PT BAI Galang Batang.

Sementara itu, Pejabat di Karantina KKP Kelas II Tanjungpinang, Ramon Irawan mengungkapkan, ke-39 WNA asal Tiongkok itu terlebih dahulu diperiksa suhu tubuhnya. Dari pemeriksaan yang dilakukan, suhu tubuh 39 WNA tersebut masih normal atau belum melebihi ambang batas normal. 

“Hasil pemeriksaan suhu tubuh, mereka semua masih normal,” ujarnya.

Sebaliknya, Kepala Kantor Kelas II Imigrasi Tanjunguban, Syahrioma Delavino, sudah melihat langsung proses masuknya WNA melalui pelabuhan Bulanglinggi Tanjunguban.

Ditambahkan Syahrioma Delavino, pihaknya belum melihat langsung berkas seluruh WNA yang diduga asal China tersebut. Namun menurutnya, laporan yang diterima oleh masyarakat, WNA tersebut dari Batam. 

“Kita masih menunggu, pemeriksaan dari 39 paspor dari WNA tersebut,” terangnya.

Seluruh WNA tersebut, usai diperiksa suhu tubuh oleh balai karantina, mereka lantas disemprot desinfektan sebelum akhirnya menaiki bus menuju PT BAI di Galang Batang.(zal/inilampung)

LIPSUS