6 Pejabat Negara yang 'Nyerah' Hadapi Pandemi Corona
Cari Berita

Breaking News

banner atas

6 Pejabat Negara yang 'Nyerah' Hadapi Pandemi Corona

INILAMPUNG
Senin, 13 April 2020


Bruno Bruins, Menteri Kesehatan Medis Belanda (REUTERS)

INILAMPUNG.COM - Hadapi pandemi virus Corona, korban yang terinfeksi semakin bertambah di seluruh dunia. Dilansir Worldometers, per Senin (13/4/2020) virus ini telah menjangkit 1.853.604 dengan 114.270 orang yang meninggal dan 427.801 orang yang dinyatakan sembuh.

Banyak pejabat dunia yang mengundurkan diri dengan alasan tidak bisa mengendalikan kasus yang terus bertambah di negara mereka. Berikut beberapa pejabat yang mengundurkan diri akibat virus Corona yang dirangkum dari berbagai sumber:

Menteri Kesehatan Belanda
Menteri Kesehatan Belanda, Bruno Bruins, mengundurkan diri dari jabatannya. Ia umumkan pengunduran dirinya pada Kamis (19/3/2020). Sehari sebelumnya ia mengalami kolaps akibat kelelahan bekerja memimpin penanganan virus Corona. Pemerintah Belanda menunjuk Wakil Perdana Menteri Hugo De Jonge untuk sementara menggantikan tugas Bruno.

Menteri Kesehatan Rumania
Mengutip Bloomberg, Menteri Kesehatan Rumania Victor Costache, mengundurkan diri. Victor Costache akan digantikan oleh wakilnya Nelu Tataru. Saat ini Rumania berjuang menahan penyebaran virus Corona setelah ratusan dokter dan perawat dinyatakan positif di tengah kurangnya peralatan medis yang memadai.

Menteri Kesehatan Ekuador
Menteri Kesehatan Ekuador Catalina Andramuno, mengundurkan diri pada Sabtu (21/3/2020). Ia mengundurkan diri tepat setelah negara tersebut mengumumkan jumlah kasus virus Corona yang melonjak. Pemerintah telah menunjuk Juan Carlos Zevallos, seorang dokter sebagai pengganti Catalina, seperti dilansir Reuters.

Menteri Kesehatan Selandia Baru
Menteri Kesehatan Selandia Baru, Dr David Clark mengajukan pengunduran dirinya setelah melanggar aturan lockdown di negaranya dengan mengajak keluarganya ke pantai.

Perdana Menteri Jacinda Ardern menolak usulan mundur Clark selama pandemi Corona berlangsung. Ardern mengatakan akan memecatnya setelah pandemi Corona berakhir.

Menteri Dalam Negeri Turki
Menteri Dalam Negeri Turki Suleyman Soylu, mengundurkan diri setelah kebijakan lockdown yang diumumkan tiba-tiba memicu kekacauan dan kepanikan warganya. Ia menilai dirinya bertanggung jawab atas kebijakan lockdown yang memicu kekacauan di negaranya.

Kepala Medis Skotlandia
Kepala Medis Skotlandia Catherine Calderwood mengundurkan diri pada Minggu (5/4/2020), setelah dia melanggar sendiri aturan #dirumahaja yang dibuatnya untuk mencegah penyebaran virus Corona.

"Dengan berat hati saya mengumumkan bahwa saya mengundurkan diri sebagai kepala petugas medis," ujar Catherine Calderwood seperti dikutip Asia One.(det/inilampung)

LIPSUS