Keluarga Penerima Bantuan Sosial di Pesisir Barat Berkurang
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Keluarga Penerima Bantuan Sosial di Pesisir Barat Berkurang

INILAMPUNG
Rabu, 08 April 2020

Ilustrasi. Foto. Ist.

INILAMPUNG.COM - Keluarga penerima bantuan sosial di Kabupaten Pesisir Barat berkurang 868 rumah tangga. Dari 21.486 rumah tangga pada Oktober 2019 menjadi 20.618 rumah tangga pada Januari 2020.

Demikian Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Pesisir Barat, Rena Novasari, mengungkapkan, hasil verifikasi dan validasi basis data terpadu (BDT) keluarga sejahtera dari Kementerian Sosial (Kemensos).

"Artinya, rumah tangga yang keluar dari BDT dinyatakan telah mampu secara ekonomi," jelas Rena, mendampingi Kepala Dinsos Pesibar, Agus Triadi, Selasa (7-4-2020).

Menurut dia, proses verifikasi dan validasi masih akan berlangsung hingga pertengahan tahun mendatang. Artinya dengan waktu yang cukup lama, diharapkan petugas yang melaksanakan verfikasi dan validasi bisa lebih maksimal.

"Kita harap pelaksanaan verifikasi dan validasi pada semester pertama tahun 2020 ini bisa lebih maksimal, sehingga jumlah BDT yang terdaftar semakin berkurang dan bantuan sosial yang disalurkan bisa tepat sasaran," terangnya.

Menurut dia, verifikasi dan validasi BDT keluarga sejahtera dilaksanakan dua kali dalam setahun yakni periode Januari-Oktober dan Oktober-Januari. Data di atas hasil verifikasi dan validasi periode Oktober 2019 hingga Januari 2020.

"Verifikasi dan validasi  BDT bertujuan memaksimalkan data jumlah masyarakat kurang mampu sehingga penyaluran bantuan sosial tepat sasaran," kata dia.

Selain itu, pelaksanaan verifikasi dan validasi BDT juga menjadi salah satu cara melihat perkembangan bantuan sosial yang disalurkan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat.

"Tujuan bantuan sosial merupakan salah satu upaya agar ekonomi masyarakat bisa berkembang dan bantuan sosial yang diberikan ke masyarakat bisa dimanfaatkan dengan maksimal," pungkas Rena. (ina/inilampung.com)

LIPSUS