Masuk Pringsewu, Rombongan Santri Dua Bus Diturunkan
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Masuk Pringsewu, Rombongan Santri Dua Bus Diturunkan

INILAMPUNG
Kamis, 02 April 2020

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi turut memantau para  penumpang di Terminal Gadingrejo. Foto. Tyo.

INILAMPUNG.COM - Dua bus yang membawa rombongan santri dari pesantren di Blitar Jawa Timur dan Purworejo Jawa Tengah distop di Terminal Gadingrejo, Kabupaten Pringsewu, Kamis (2-4-2020).

Penumpang bus yang mayoritas dari Kabupaten Pringsewu itu diturunkan. Kemudian, petugas memeriksa kesehatan penumpang dan sopir bus.

Langkah tersebut dilakukan Pemerintah Kabupaten Pringsewu untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Petugas memeriksa suhu tubuh seluruh penumpang dan awak bus serta menyeterilkan para santri dan rombongan dengan cairan antiseptik. Bagian dalam bus juga tak luput dari penyemprotan antiseptik.

Selanjutnya, para santri diajak bersenam dan berjemur selama 15 menit di bawah terik matahari pagi, sebagai salah satu cara meningkatkan imunitas tubuh sehingga tidak mudah terpapar virus Corona.

Setelah melalui proses dan pengarahan, para santri dan rombongan diperbolehkan melanjutkan perjalanan dengan dijemput oleh orangtuanya masing-masing.

Langkah  itu dilakukan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu. Dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, Kapolres AKBP Hamid Andri Soemantri dan Anggota DPRD Sudiyono.

Petugas juga menghentikan puluhan angkutan umum yang berasal dari luar kota, baik antarkota dalam provinsi, antar provinsi, angkutan travel maupun pariwisata.  Seluruh penumpang dan sopir diperiksa kesehatannya.

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pringsewu melakukan sterilisasi dan pengawasan ketat di Terminal Gadingrejo sebagai gerbang keluar masuk  Pringsewu.

itu Wakil Bupati Pringsewu mengingatkan rombongan santri agar melapor ke pamong setempat dan mengisolasi diri di rumah masing-masing selama 14 hari.

"Semoga imbauan dan anjuran ini dapat ditaati demi mencegah penyebaran Covid-19 di Kabupaten Pringsewu," pinta Fauzi. (tyo/inilampung.com).

LIPSUS