ODP Meninggal Dunia, Masyarakat Diminta Tidak Panik
Cari Berita

Breaking News

banner atas

ODP Meninggal Dunia, Masyarakat Diminta Tidak Panik

INILAMPUNG
Sabtu, 25 April 2020

Ilustrasi. Foto. Ist.

INILAMPUNG.COM - Masyarakat Kabupaten Pesisir Barat (Pesbar), khususnya warga Pekon Kotabatu, Kecamatan Ngaras, diimbau tidak panik dengan wafatnya seorang perempuan berinisial S yang berstatus orang dalam pemantauan (ODP).

Warga Kotabatu berusia 32 tahun itu meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Alimudin Umar (RSAU) Kabupaten Lampung Barat, sekitar pukul 08.00 WIB, Jumat 24 April 2020.

Peratin Pekon Kotabatu, Harten, mengatakan bahwa sejak ada warga setempat berstatus ODP yang meninggal dunia, masyarakat panik. Karena informasi yang beredar di media sosial menyebut warga tersebut positif Covid-19. Padahal belum ada penjelasan secara resmi ataupun hasil swab-nya.

Bahkan berdasarkan informasi dan penjelasan dari tenaga medis yang menangani  pasien tersebut sejak masuk RSAU Lampung Barat, sudah berstatus ODP. Selain itu, juga sudah dilakukan rapid test dengan hasil negatif.

Saat saat dirujuk ke RSAU, status pasien naik menjadi pasien dalam pengawasan (PDP). Mungkin dengan pertimbangan hasil pemeriksaan laboratorium dan sebagainya.

"Saat ini sedang menunggu hasil swab keluar. Jadi belum dinyatakan Covid-19 namun masih terduga. Karena itu kami meminta masyarakat tetap tenang dan jangan panik,” ujarnya.

Dijelaskan, pasien ODP yang meninggal itu baru pulang dari Tanggerang sekitar delapan hari lalu. Almarhumah juga memiliki riwayat sakit tulang sumsum sejak 2017. Karena itu, setibanya jenazah di rumah duka langsung dimandikan seperti jenazah biasanya dan dimakamkan di tempat pemakaman umum pekon setempat.

“Kita juga sudah memberikan penjelasan kepada masyarakat yang datang ke rumah duka,” tandasnya. (ina/inilampung.com)

LIPSUS