Pangeran Harry Ngamuk, Saat Keluarga Kerajaan Jadi Bahan Lelucon
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Pangeran Harry Ngamuk, Saat Keluarga Kerajaan Jadi Bahan Lelucon

INILAMPUNG
Jumat, 03 April 2020

INILAMPUNG.COM - Meski sudah memutuskan untuk meninggalkan Kerajaan Inggris, Pangeran Harry tetap setia dan menghormati keluarganya di kerjaan. Bahkan ia ngamuk saat Kerajaan Inggris dijadikan lelucon.

Dilansir dari Dailymail, disebutkan jika Harry berpesan pada stafnya Nick Collins agar tak mengambil pekerjaan yang membuat candaan soal keluarga Kerajaan Inggris dan keputusannya untuk meninggalkan mereka.

Baik itu dalam bentuk iklan, serial, film, atau sekadar ucapan narasi saja. Ia tak ingin merusak hubungan dengan keluarganya itu.

"Ada banyak tawaran pekerjaan kepada Harry dan Meghan yang bernilai 10 juta dollar. Namun Harry telah menginstruksikan pada timnya dan tim Meghan Markle untuk menolak semua pekerjaan yang merusak citra dan hubungan mereka dengan keluarga Kerajaan Inggris," tuturnya.

Beberapa pekerjaan yang ditawarkan kepadanya seperti tampil di acara The Simpson, iklan minuman keras hingga perusahaan medis. Namun beberapa dari mereka memasukkan candaan soal keluarga Kerajaan Inggris.

Salah satu candaan yang dianggap keterlaluan adalah pidato Rebel Wilson dan Brad Pitt saat menang di BAFTA 2020 lalu. Di depan Kate Middleton dan Pangeran William, keduanya membuat candaan soal hengkangnya Pangeran Harry.

"Hei Inggris ku dengar kau baru saja menjadi lajang. Selamat bergabung di kelab! Aku berharap yang terbaik untuk penyelesaian perceraian," ujar Margot Robbie membacakan pidato Brad Pitt kala itu.(in/inilampung)

LIPSUS