Positif Corona, Mahasiswa Teknik Unila Sempat ke Kampus
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Positif Corona, Mahasiswa Teknik Unila Sempat ke Kampus

INILAMPUNG
Senin, 20 April 2020

INILAMPUNG.COM - Satu mahasiswa Fakultas Teknik Unila positif Covid-19 dan termasuk dalam orang tanpa gejala (OTG). Hal itu disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Lampung Reihana pada Ahad (20/10/2020) lalu.

Menyikapi itu, Ketua Satgas Pencegahan Pendemi Covid-19 Unila Asep Sukohar mengatakan, pihaknya melakukan penelusuran usai pernyataan Dinas Kesehatan Provinsi Lampung tersebut.

Asep membenarkan ada masiswa FT yang dinyatakan positif covid-19 dan sudah mendapat perawatan intensif di rumah sakit.

Menurutnya, Rektor Unila Prof. Karomani meminta pimpinan FT Unila untuk memberikan bantuan semaksimal mungkin bagi penyembuhannya.

“Dekan dan Wakil Dekan sudah memberikan bantuan dalam Protokol Kesehatan Covid-19 secara ketat. Berupa asupan yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan perlengkapan standar yang dibutuhkan,” kata dia Senin (20/4).

Ia menjelaskan, karena kepentingan mendesak, mahasiswa tersebut harus datang ke FT Unila pada tanggal 2 April 2020 bertemu dengan satu dosen dan tiga mahasiswa. Namun, selama di kampus mahasiswa tersebut menjalankan Protokol Pencegahan Covid-19.

Satuan Tugas Pencegahan Pendemi Covid-19 mengeluarkan rekomendasi keputusan yang diusulkan kepada Rektor, yaitu meliburkan FT Unila selama 14 hari sejak hari Senin, 20 April 2020.

“Dosen dan mahasiswa lain yang bertemu dengan mahasiswa bersangkutan wajib melakukan karantina atau isolasi mandiri dan menjalankan pemeriksaan rapid test dan swab, sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.

Mahasiswa FT Unila Terpapar Dari Ayahnya
Diketahui, mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Lampung (FT Unila), Kota Bandarlampung tersebut adalah Putra mantan anggota DPRD Lampung.

Sang putra tertular ayahnya, MW, yang dirawat di Ruang Isolasi RSUD Abdul Moeloek sejak dua pekan lalu.

“Benar, ada satu mahasiswa Fakultas Teknik Unila yang positif Covid-19, mahasiswa itu masuk orang tanpa gejala OTG),” kata Reihana, menegaskan hal itu lewat siaran videonya, Ahad sore (19/4/2020).

Reihana menegaskan bahwa mahasiswa tersebut merupakan anak dari pasien No.20 positif Covid-19.

Kamis (16/4), Reihana mengumumkan hasil tracing pasien No.20, selain sang putra, juga istri dan sopirnya ikut positif Covid-19.

Istri MW tercatat sebagai pasien No.24 usia 41 tahun dan putranya pasien No.25 laki-laki usia 22.(rmol/inilampung)

LIPSUS