Walikota Herman HN: Zona Merah dari Mana ?
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Walikota Herman HN: Zona Merah dari Mana ?

INILAMPUNG
Rabu, 29 April 2020




INILAMPUNGCOM -- Walikota Bandar Lampung Herman HN menepis adanya perubahan status zona merah Covid 19 di daerahnya.

"Zona merah dari mana? Belum. Insya Allah, tidak sampai ke sana (zona merah)," kata Herman HN saat konferensi pers di rumahnya, Rabu (29/4/2020).

Menurut Herman HN, semua pasien positif di Bandar Lampung tertular ketika berada di wilayah lain. "Sejauh ini, belum tercatat warga Bandar Lampung yang terjangkit dari warga lainnya. Semua tertular dari wilayah lain. Ini penjelasan yang mungkin setengah-setengah itu," tambah Herman HN.

Herman HN juga menjelaskan, pasien 02 yang meninggal dunia memiliki riwayat terjangkit saat berada di Yogyakarta, Jawa Tengah.

Kemudian, pasien 013 dan pasien 019 yang merupakan suami istri memiliki riwayat pernah pergi ke Italia.

Sementara itu, berdasarkan data di situs covid19.bandarlampungkota.go.id, terdapat 23 pasien terkonfirmasi positif corona yang tersebar di 11 kecamatan.

Rinciannya yaitu, 5 pasien di Kecamatan Langkapura; 4 pasien di Kecamatan Teluk Betung Timur; 3 pasien di Kecamatan Kedamaian; 2 pasien di Kecamatan Rajabasa dan 2 pasien di Kecamatan Sukarame.

Kemudian, masing-masing 1 pasien di Kecamatan Enggal, Tanjung Karang Pusat, Tanjung Karang Timur, Panjang dan Teluk Betung Selatan.

Sumbernya Website Kemenkes
Status zona merah itu diketahui dari situs web infeksiemerging.kemkes.go.id pada Selasa (28/4/2020) malam. Pada bagian peta kondisi terkini, Kota Bandar Lampung ditandai dengan lingkaran merah.

Keterangan tersebut diperkuat dari Kadis Kesehatan Provinsi Lampung, Reihana yang sekaligus Jurubicara Gugus Tugas Covid 18 Lampung. Menurut data Kementerian Kesehatan RI, iya Pak (Kota Bandarlampung masuk zona merah Covid-19,” kata Kepala Dinas Kesehatan.(baim/inilampung.com)


LIPSUS