Kasus Corona di Lampung Banyak Terditeksi Akibat Kontak dengan Orang dari Zona Merah
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Kasus Corona di Lampung Banyak Terditeksi Akibat Kontak dengan Orang dari Zona Merah

INILAMPUNG
Minggu, 31 Mei 2020

INILAMPUNG.COM, Bandarlampung - Kasus virus corona di Lampung sampai dengan hari ini berjumlah 133 terkonfirmasi positif. Pasien positif itu, kasusnya banyak terditeksi akibat pasien melakukan kontak dengan orang yang datang dari wilayah terjangkit.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Lampung Reihana mengatakan, sejauh ini ada lima kluster yang telah dipetakan pada kasus-kasus virus corona di Lampung.

Lima kluster itu adalah kluster Gowa, kluster Temboro, kluster Bengkulu, kluster 'sendiri', dan kluster dari wilayah terjangkit.

"Dari hasil tracking, kluster paling banyak adalah kluster dari wilayah terjangkit, yakni sebanyak 34 orang," kata Reihana, Ahad 31 Mei 2020, siang.

Kepala Dinas Kesehatan Lampung ini menjelaskan, kluster wilayah terjangkit ini adalah kasus-kasus di mana pasien terinfeksi virus corona setelah melakukan kontak dengan orang yang berasal dari wilayah terjangkit di luar Lampung.
"Ada yang datang ke Lampung, kemudian menularkan covid-19 ke warga," kata Reihana.

Kemudian, kluster terbanyak kedua adalah kluster Gowa dan kluster Temboro, masing-masing berjumlah 30 kasus.

Berdasarkan data surveilans, para pasien dari dua kluster itu sebagian besar adalah orang tanpa gejala (OTG).
Kluster selanjutnya adalah kluster 'sendiri' yang berjumlah 20 kasus.

Reihana mengatakan, kluster 'sendiri' ini adalah kasus-kasus dimana pasien terkonfirmasi virus corona memiliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit seperti Malaysia, Bogor, atau Jakarta.

"Lalu ada kluster Bengkulu sebanyak empat kasus," kata Reihana.(zal/kom/inilampung)

LIPSUS