Hebat! Merasa Ada yang Lebih Layak, Dua Keluarga Ini Mundur dari Penerima PKH
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Hebat! Merasa Ada yang Lebih Layak, Dua Keluarga Ini Mundur dari Penerima PKH

INILAMPUNG
Rabu, 20 Mei 2020

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi didampingi anggota DPRD Pringsewu Anton Subagiyo. Foto. Tyo/inilampung.com.

INILAMPUNG.COM - Dua keluarga di Kelurahan Pringsewu Timur, Kabupaten Pringsewu, mengundurkan diri dari penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH).

Kedua keluarga tersebut, Herni Farida Warga RT 04, RW02 berprofesi sebagai pedagang buah dan Windriani warga RT 01 RW 03, pedagang gorengan.

Herni Farida mengundurkan diri dari PKH atas inisiatif sendiri dan merasa ada yang lebih layak menerima bantuan PKH.

"Saya sekarang sudah cukup, maka mundur dari program PKH. Lebih baik diberikan kepada warga yang lebih membutuhkan," ungkap ibu empat anak ini, ketika ditemui di rumahnya, Selasa (19-5-2020).

Pendamping Sosial PKH Kecamatan Pringsewu Fajri Nirwan membenarkan kedua keluarga itu mengundurkan diri dari program PKH.

Herni menerima PKH sejak tahun 2012. Sedangkan Windriani sejak 2018. "Semoga keputusan mereka mengundurkan diri dari PKH menjadikan kehidupannya ke depan lebih sejahtera," ujar Fajri Nirwan.

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi mengapresiasi kepada kedua warga yang mundur dari program PKH tersebut. "Kami bangga atas keputusan dan  kerendahan hati ibu menyatakan mundur dari PKH. Artinya, program PKH berhasil membuat warga mandiri dan sejahtera," ujar Fauzi.

Sedang anggota DPRD Pringsewu Anton Subagiyo dari Fraksi Golkar juga memberi apresiasi atas kejujuran dari kedua warta itu.  Tidak mencari kesempatan dan kepentingan pribadinya.

"Saya salut, artinya kedua warga itu tidak mencari kesempatan. Sebaliknya, mereka lebih peduli kepada warga lain yang memang seharusnya berhak untuk mendapatkan PKH tersebut," imbuh Anton Subagiyo. (tyo/inilampung.com).

LIPSUS