Peduli Dampak Covid-19, PWI Pesibar Bagian 650 Kg Beras
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Peduli Dampak Covid-19, PWI Pesibar Bagian 650 Kg Beras

INILAMPUNG
Sabtu, 02 Mei 2020

PWI Pesisir Barat membagikan 650 kg gram beras kepada masyarakat kurang mampu di sejumlah pekon/desa. Foto. Ina/inilampung.com.

INILAMPUNG.COM - Darurat pandemi Covid-19 turut mengundang kepedulian Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar).

Pembatasan kegiatan masyarakat untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19, berdampak tehadap kondisi perekonoiman masyarakat, terutama dari kalangan pekerja harian dan warga kurang mampu.

Kondisi itu mendorong para wartawan anggota PWI Pesibar melakukan kegiatan sosial dengan membagikan beras. Sekaligus melakukan sosialisasi tentang bahaya dan cara menghindari penyebaan virus Corona.

Didukung Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) Pesibar, para wartawan membagikan 130 paket masing-masing berisi 5 kg beras atau total 650 kg beras pada Sabtu 2 Mei 2020.

Bantuan itu dibagikan kepada masyarakat kurang mampu di Pekon Lintik Kecamatan Krui Selatan, Pekon Penggawalima Tengah Kecamatan Karyapenggawa dan Pekon Labuhanmandi Kecamatan Waykrui.

Bersamaan dengan itu, PWI Pesibar mengajak masyarakat mematuhi anjuran pemerintah. Seperti menggunakan masker saat keluar rumah, membiasakan cuci tangan dengan sabun, tidak dulu berkerumun.

"Khusus masyarakat yang baru pulang kampung alias mudik diminta melapor ke aparat pekon setempat dan melaksanakan isolasi mandiri," ujar Ketua Pelaksana Kegiatan Novan Erson didampingi Ketua PWI Pesibar Agustiawan.

Menurut dia, baksos dan sosialisasi selain membantu  pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19, juga meringankan beban masyarakat kurang mampu yang terdampak bencana pandemi virus Corona.

"Kami berharap bantuan yang disalurkan sedikit membantu saudara-saudara yang kurang mampu. Kami berdoa bencana ini cepat berlalu," katanya.

Peratin Penggawa V Tengah, Yusron, mengapresiasi kepedulian para wartawan terhadap warga terdampak bencana nasional wabah virus Corona.  (ina/inilampung.com).

LIPSUS