Pemkab Pringsewu Bentuk Grup FB untuk Pasarkan Produk UMKM
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Pemkab Pringsewu Bentuk Grup FB untuk Pasarkan Produk UMKM

INILAMPUNG
Rabu, 06 Mei 2020

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi. Foto. Tyo/inilampung.com.

INILAMPUNG.COM - Pemerintah Kabupaten Pringsewu membuat grup di media sosial Facebook atau FB untuk memasarkan produk UMKM dan komoditas pertanian, perkebunan, dan perikanan.

Grup yang diberi nama Forbis Pringsewu (Informasi Bisnis Masyarakat Pringsewu), menurut Wakil Bupati Pringsewu Fauzi, untuk memantu memasarkan produk usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dan pertanian.

"Darurat pandemi virus Corona atau Covid-19 membuat UMKM dan petani kesulitan memasarkan produknya. Kami akan membantu memasarkan melalui media sosial FB," ujar Fauzi saat menyosialisasikan program tersebut, Rabu (6-5-2020). .

Sosialisasi berlangsung di Rumah Dinas Wakil Bupati Pringsewu di Kelurahan Pringsewu Barat. Dihadiri 50 operator media sosial, perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD), kecamatan dan kelurahan.

Menurut Fauzi, Forbis Pringsewu akan dikelola Bagian Perekonomian dan Sumberdaya Alam Setdakab Pringsewu yang disupport seluruh OPD, kecamatan dan kelurahan.

"Nantinya grup FB mempromosikan di bidang perekonomian, pertanian, perikanan, wisata dan lainnya," jelas Fauzi.

Pemanfaatan media online baik website dan media sosial, terutama untuk kegiatan pemerintahan, juga merupakan wujud pertanggung-jawaban.

"Ekspos kegiatan pemerintahan melalui media sosial ini  juga merupakan salah satu bentuk pertanggung-jawaban kita kepada masyarakat, bahwa kita betul-betul bekerja", katanya.

Menurutnya, operator website dan media sosial merupakan orang yang paling sibuk di lingkungan pemerintah daerah. Tidak semua kabupaten dan kota mempunyai operator ini secara khusus. Oleh karena itu, ia menginginkan operator website dan media sosial ini aktif, hingga ke tingkat pekon.

"Alangkah gagahnya jika informasi dari setiap pekon dapat terekspos", ujar Fauzi,

Wabup Pringsewu menyemangati para operator untuk tetap bersemangat, meskipun ada kritikan. "Kalau kita berbuat, pasti selalu ada kritikan. Lebih baik salah tapi berbuat, daripada tidak pernah salah karena memang tidak pernah berbuat. Kita terima kritikan demi kemajuan," imbuh Fauzi.

Sementara salah satu praktisi media sosial yang menjadi narasumber, Dwi Oktarini, menyatakan siap membantu dan bekerjasama sesuai kapasitasnya selaku Admin Grup Wisata Kuliner Pringsewu (WKP).

"Kami ada 51 ribu anggotanya, sekarang ini sudah banyak yang berkembang di bidang kuliner. Intinya kami siap membantu," jelas Rini.

Sedang  praktisi media sosial lainnya, Suchairi Sibarani, yang mengelola grup beranggotakan 320 ribu anggota, bernama Pringsewu Community (PC) menambahkan, dalam mengelola sebuah grup media sosial, target haruslah jelas sesuai spesifikasinya.

"Tidak perlu besar tetapi tepat sasaran," ujar Sibarani yang juga Plt Kadispora dan Pariwisata Kabupaten Pringsewu.

Plt Kadis Pertanian Kabupaten Pringsewu Maryanto berharap grup Forbis Pringsewu dapat mempromosikan petani-petani Pringsewu. "Lahan pertanian ada 13.000 hektare dari 625.000 hektar luas wilayah Kabupaten Pringsewu," ungkapnya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Kominfo Kabupaten Pringsewu Jahron mengungkapkan saat ini sudah ada 55 pekon di Kabupaten Pringsewu yang sudah terkoneksi dengan Diskominfo.

"Target kita akhir tahun ini 70-80 persen pekon di Kabupaten Pringsewu bisa terkoneksi jaringan internet dan intranet," katanya.  (tyo/inilampung.com).

LIPSUS