Puisi Isbedy Diilhami Opini Wasril Purnawan
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Puisi Isbedy Diilhami Opini Wasril Purnawan

INILAMPUNG
Sabtu, 02 Mei 2020

INILAMPUNG.COM - Ternyata penyair Lampung, Isbedy Stiawan ZS, tak melulu lahirkan puisi dari imajinasi sendiri. Tetapi, terkadang terilhami dari peristiwa, obrolan, atau pun tulisan.

Hal itu diakui penyair berjuluk Paus Sastra Lampung, Jumat (2/5/2020) malam.

Wawancara melalui WA malam ini, dia mengaku puisinya yang berjudul "Covid 19, Ajari Aku Tahu Jaga Diri" diilhami dari opini Wasril Purnawan, pejabat di Kementerian Agama Provinsi Lampung.

"Ya puisi saya ini terinspirasi dari tulisan pak Wasril berjudul 'Meneguhkan Ketakwaan dengan Taat pada Ulul Amri'. Tulisan itu dimuat Tribun Lampung," jelaa Isbedy.

Dia dengan Wasril satu organisasi di FKPT Lampung, lalu tulisan itu dishare di grup WA FKPT Lampung.

"Saya tergerak menulis puisi, dan sudah pula saya tunjukkan ke pak Wasri. Bahkan ia akhirnya membacakan puisi saya itu," terang Isbedy.

Ia menunjukkan puisi tersebut, inilah selengkapnya. (zal/inilampung)



COVID 19, AJARI AKU TAHU JAGA DIRI

karya: Isbedy Stiawan ZS

sebab covid 19, aku tahu
cara cuci tangan hingga
habis segala wabah
dan memeluk istri dan anak
sesudah kuantar pakaian 
ke kamar mandi. aku diajari
tak berpelukria setiap bertemu
kerabat dan lain orang yang
kukenal atau baru bertemu

di masjid-masjid yang kini
terasa lengang, kian paham
cinta pada Allah adalah bagaimana
aku tetap sehat 
dan imanku kuat

aku pun diajari mencintai
istri dan anak saatnya dilakukan:
bersama cerita dan riang
di ruang tamu dan kamar 
sebelum tidur

menggelar sajadah 
dan salat jamaah
lima waktu ditambah sunah lain
juga bersama-sama:
doa dilangitkan serentak
agar bencana tertolak
dan rezeki semogalah cepat diijabah

jika tiada covid 19
tiada khawatir pakaian tiga hari
tak direndam di cucian
berani berpeluk-cium pada 
siapa saja. sepenuh mesra, tiada ragu walau
bukan dengan isteri

di saat covid 19
ajari aku menyayangi kerabat
dan jiran. menyorong empati
tak terperi. mendoakan
kawan-lawan agar tak terpapar
yang kelak akan pula menyasar
padaku. aku banyak diajari
cara menjaga diri
jaga keluarga
menjaga kerabat
dan jiran berjabat

di depan rumah
kusediakan kasih sayang
kukirim ucapan mesra: sekadar
pelipur kerja di rumah

kelak jika covid berlalu
kuingin yang diajari ini
melekat. mengajariku
untuk kupertahankan

juga turut apa kata ulil amri,
tentu, segala yang syar'i
seperti ibadah di rumah saja
usah tarawih di masjid karena
akan berdekat-dekatan
juga urungkan 
salat idul fitri di tanah lapang
sekiranya mudharat besar berpeluang

2020

LIPSUS