Sekubal, Kuliner Lebaran Khas Lampung. Gimana Cara Buatnya?
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Sekubal, Kuliner Lebaran Khas Lampung. Gimana Cara Buatnya?

INILAMPUNG
Minggu, 17 Mei 2020

Sekubal, Kuliner khas Lampung. (Ist)

INILAMPUNG.COM, BandarlampungSekubal adalah sajian khas Lampung yang biasanya muncul pada Ramadhan dan Lebaran. Pada hari-hari biasa, sekubal cenderung sukar ditemukan.

Penganan ini terbuat dari ketan yang dikukus dengan santan. Kemudian dibungkus janur (daun kelapa muda) atau daun pisang.

Manyantap sekubal biasanya ditemani dengan rendang daging, gulai, tapai ketan, kari dan sebagainya. Uniknya, sekubal bisa dimakan sebagai sajian manis maupun gurih.

Selain biasa dihidangkan di Hari Raya Idul Fitri dan Idul Adha, Sekubal juga dihidangkan pada pesta budaya masyarakat Lampung. Seperti, Begawi adat ataupun khitanan.

Proses pembuatan sekubal memerlukan waktu 8 sampai 10 jam. prosesnya antara lain proses merendam, menanak, mencetak dan meletakkannya di atas daun pisang yang digulung. 

Sekilas bentuk sekubal hampir mirip dengan lepat, namun rasanya berbeda karena cara pembuatannya pun berbeda.

Bahan-bahan sekubal

1. Garam secukupnya
2. 1 Kg ketan, cuci bersih, lalu kukus
3. Santan dari 1 butir kelapa, rebus hingga berminyak
4. Daun pisang untuk bungkus sekubal

Cara pembuatan sekubal

Ambil ketan dan kukus hingga setengah matang. Kemudian ketan yang sudah dikukus itu letakkan dalam wadah.

Lalu sirami ketan tersebut dengan santan dan beri sedikit garam. Kukus lagi hingga matang. Sambil menunggu ketan matang, siapkan cetakan dengan ukuran 16 cm dengan tebal 1 cm.

Masukkan ketan dan santan tersebut ke dalam cetakan lalu cetak. Keluarkan dari cetakan, kemudian bungkus dengan daun pisang dan susun berlapis-lapis. Ikat daun pisang dengan tali.

Rebus selama kurang lebih 2 jam. Lalu angkat, sekubal pun siap untuk disajikan dan dinikmati.(sumber: travelkom/inilampung)

LIPSUS