Tidak Ada Salaman, Salat Idul Fitri Berlangsung Aman
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Tidak Ada Salaman, Salat Idul Fitri Berlangsung Aman

INILAMPUNG
Minggu, 24 Mei 2020







Suasana Salat Idul Fitri di Masjid Daarul Fattah (inilampung)

INILAMPUNGCOM -- Beberapa masjid di Bandar Lampung menggelar ibadah sholat Idul Fitri 1441 H, sebagai hari besar umat muslim, Ahad (14/5). Suasana ibadah pun berlangsung aman dan lancar.

Di Masjid Daarul Fattah Jl Kopi, No.23a, Gedongmeneng,  misalnya, salat Idul Fitri berjamaah berlangsung hikmad. Ratusan umat muslim yang datang tetap mengikuti tata cara protokol kesehatan.

Misalnya, menyemprot handsanitizer sebelum masuk masuk masjid, mencuci tangan dengan sabun sambil berwudlu. Bahkan, saf Salat pun berjarak satu meter.

"Rasanya jadi plong, alhamdulilah bisa berkesempatan Salat Idul Fitri berjamaah," kata Imron, salah seorang jemaah yang mengaku ditinggal di Jl, Kedelai 02, berjarak 1 kilo dari masjid.


Sebelumnya, Gubernur Lampung Arinal Djunaidi melakukan patroli, sambil terus mengingatkan masyarakat untuk melaksanakan salat idul fitri di rumah masing-masing.

Apabila ada yang mengelar salat secara berkerumun di masjid atau di lapangan maka bersiap akan dibubarkan.

"Yang jelas, saya ingin tidak ada salat id di masjid atau di lapangan secara berjemaah. Kalau ada yang menjalankanya maka akan kita bubarkan. Sholat id di rumah masing-masing," kata Arinal Djunaidi di sela patroli malam takbiran, Sabtu malam, 23 Mei 2020.

Tak Ada Salaman
Berdasarkan pantauan inilampung.com, suasana tertib juga tampak di masjid Jami' Al-Yakin di Jalan Radin Inten Bandar Lampung. Bahkan, dibeberapa masjid di Telukbetung, Way Halim, dan Kemiling.

Sejumlah warga nampak dengan khusuk melaksanakan peribadahan hari besar yang terjadi satu kali dalam satu tahun itu. Meski, di masjid tersebut jemaah tidak tampak yang berjabat salaman begitu usai membubarkan diri.

Yang tampak berbeda, di Al Yakin, jemaah terlihat dijaga oleh beberapa personel dari kepolisian.

Menurut Ketua Pengurus Masjid Jami' Al-Yakin, Rachmat Nur, pelaksanaan salat Id 1441 H tersebut telah sesuai dengan aturan dan protokol covid-19.

"Pelaksanaan salat Id ini dilaksanakan sesuai protokol kesehatan dari pemerintah. Kami juga meminta tolong kepada aparat supaya pelaksanaan salad Id dapat tetap dilaksanakan dengan tertib," ujarnya.

"Semua jemaah sebelumnya telah kita (pengurus) arahkan untuk memakai masker dan memastikan diri dalam keadaan yang sehat," tambahnya.

Ia juga mengatakan bahwa secara jumlah jemaah, pada tahun ini mengalami penurunan yang sangat jauh di bandingkan tahun sebelumnya.

"Mesikipun ada jamaahnya, namun jumlah ini turun drastis. Tahun lalu bisa sampai menyentuh jalan raya. Tapi tahun ini di dalam masjid masih bisa disisiplan jarak antar jemaah. (IL-2/dbs/inilampung.com)

LIPSUS