Channel Youtube, Isbedy Tak Henti Berproses
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Channel Youtube, Isbedy Tak Henti Berproses

INILAMPUNG
Kamis, 25 Juni 2020

INILAMPUNG.COM, Bandarlampung - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung, Wasril Purnawan mengatakan, Isbedy Stiawan ZS tak pernah berhenti berproses. Sementara Heri Mulyadi yang dijuluki penyair kelana menilai, Isbedy adalah salah satu penyair Indonesia yang paling produktif. Kreativitasnya melebihi penyair segenerasinya.

Pernyataan kedua tokoh publik itu disampaikan sekaitan pengambilan audio visual channel youtube Paus Sastra Lampung, kemarin (24/6) sore.

Menurut Arief Mulyadin dari Djadin Production, Wasril Purnawan dan Heri Mulyadi membacakan 2 puisi karya pengampu Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS. 

"Keduanya memilih dari karya-karya penyair berjuluk Paus Sastra Lampung," jelas Yadin, panggilan akrab Arief Mulyadin.

Dikatakan Wasril, ia mengenal Isbedy sudah lama lewat karya-karyanya, cerpen, puisi, dan esai.  Tetapi semakin intens dekat dengan sastrawan ini sejak di Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Provinsi Lampung. 

"Saya mulai mengenal Isbedy. Sastrawan Lampung ini menurut saya tak pernah henti berproses. Proses kreatifnya patut dihargai," kata Plt Kakanwil Depag Lampung itu.

Sementara Heri Mulyadi menjelaskan, Indonesia sampai saat ini tidak terlalu banyak memiliki penyair senior yang terus berkarya dan tak pernah berhenti berkarya. Isbedy Stiawan ZS salah satu di antara yang sedikit itu. 

"Isbedy  salah satu penyair Indonesia paling produktif dewasa ini," kata Heri yang dijuluki penyair kelana oleh Aspar Paturusi.

Heri mencontohkan produktivitas tersebut dari laman FB penyair berkhas topi dan berambut panjang itu.

Masih kata Heri, puisi-puisi itu sebagian belum diberi judul. Sebagian lain mungkin masih akan dimatangkan lagi pada kesempatan berikutnya sehingga betul-betul menjadi karya apik dan otentik saat dibukukan. 

"Namun itu tidak mengurangi bukti produktivitas seorang Isbedy."

Dikatakan penyair yang juga pengusaha itu, nama Isbedy sudah sejak lama berseliweran dalam belantara dunia kepenyairan di Tanah Air. Belakangan bahkan mulai merambah ke dunia internasional setelah sukses menghelat Tegal Mas Island Poetry Festival 2020. 

Bumi Ruwa Jurai amat beruntung memiliki penyair  berjuluk Paus Sastra Lampung ini. 

"Tidak hanya terus melahirkan karya berupa cerpen dan puisi, Isbedy dengan tangan dingin dan sentuhan khasnya,  telah cukup banyak melahirkan penyair-penyair muda berbakat  yang dibina dan asuh di Lamban Sastra Isbedy Stiawan ZS, tak urung saya sendiri. 

"Saya merasa amat terbantu dengan dukungan dan bimbingan beliau dalam mematangkan karya-karya sastra yang saya hasilkan, khususnya puisi. Tiga buah buku antologi puisi tunggal yang telah saya terbitkan hingga saat ini, semua berhasil diluncurkan tak lain atas dorongan, dan kontribusi beliau," ujar Heri.

Dilanjutkan, Isbedy juga yang terus memotivasi saya untuk terus berkarya dan berkarya, secara langsung atau tidak.

Prestasi Isbedy di dunia kepenyairan tidak kita ragukan lagi. Karya-karyanya yang begitu bejibun, dan seringnya beliau memenangkan lomba-lomba cipta puisi bergengsi adalah bukti nyata kualitas seorang Isbedy.(zal/bdy/inilampung)

LIPSUS