Penatian 30 Tahun, Liverpool Juara Liga Inggris
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Penatian 30 Tahun, Liverpool Juara Liga Inggris

INILAMPUNG
Jumat, 26 Juni 2020

INILAMPUNG.COM - Penantian 30 tahun berakhir sudah. Liverpool juara Liga Premier Inggris 2020 setelah perolehan poinnya tidak bisa dikejar lagi oleh Manchester City yang menelan kekalahan 2-1 dari Chelsea di Stadion Stamford Bridge, Jumat, 26 Juni 2020 dini hari WIB. Liverpool juara sebelum kompetisi selesai. 

Kepastian juara diperoleh setelah Man City gagal menambah poin dalam big match di kandang Chelsea. Kekalahan itu menjadikan Man City hanya mengantongi poin 63. 

Mereka sudah tertinggal 23 poin dari Liverpool. Dengan menyisakan 7 pertandingan lagi, perolehan poin Liverpool sudah tak bisa dikejar lagi oleh The Cityzens

Usai sudah perburuan titel juara. Pesta digelar. Suporter pun turun ke jalanan di Liverpool untuk merayakan pesta juara The Reds. Sebagian besar mereka berkumpul di Anfield, stadion kebanggaan. 

Hanya suporter sudah tak peduli lagi dengan penggunaan masker maupun physical distancing untuk mencegah penyebaran virus corona saat merayakan keberhasilan Liverpool menjadi juara. Mereka meluapkan kegembiraan karena penantian yang cukup panjang. 

"Kami juara liga," teriak suporter yang bernyanyi dan menyalakan bom asap maupun cerawat di luar Stadion Anfield.

Ya, Liverpool terakhir kali menjadi juara pada 1990. Saat itu, kompetisi masih disebut Divisi Satu (First Division). Saat kompetisi berganti nama menjadi Liga Premier (Premier League), The Kop belum sekalipun mengangkat trofi. Mereka hanya menjadi bayang-bayang Manchester United yang menguasai Liga Premier bersama Arsenal. 

Bahkan rekor juara Liverpool mampu dilewati Man United yang sudah 20 kali memenanginya. Sementara, Liverpool mulai membayangi dengan menjadi juara untuk ke-19 kali. 
Klopp Berdebar Saksikan Chelsea Vs Man City

Manajer Juergen Klopp yang baru bisa memberi trofi Liga Premier setelah 5 tahun menangani The Kop tak kuasa menahan haru. Bagaimana tidak, dia harus berdebar menyaksikan laga sengit di kandang Chelsea, 

"Saya tak punya kata-kata lagi. Ini sulit dipercaya. Lebih dari apa yang saya pikirkan. Menjadi juara bersama klub ini sungguh luar biasa," kata Klopp seperti dikutip The Sun.   

"Ini sungguh menegangkan. Bisa dibayangkan bila harus menunggu pertandingan City selama 95 atau 100 menit. Saya sesungguhnya tak ingin larut. Tetapi begitu Anda menyaksikan laga itu, mau tidak mau Anda pasti larut dalam ketegangan," ujarnya. 

Klopp direkrut Liverpool dari Borussia Dortmund pada 2015. Menariknya, manajer asal Jerman ini sesungguhnya nyaris berlabuh ke Man United. Dia direncanakan menggantikan Sir Alex Ferguson yang memasuki masa pensiun. Namun Klopp menolak tawaran tersebut. 

Dan, 2 tahun berikutnya Klopp justru datang ke Anfield untuk membangun Liverpool. Saat itu, dia menjanjikan memberi trofi setelah 4 atau 5 tahun di Liverpool. 

Kloop membuktikan janji. Dia membawa tim menjuarai Liga Champions 2019. Sukses berlanjut dengan memenangi FIFA World Cup 2019. Terakhir, Klopp memberi trofi Liga Premier. 

Sebuah kisah menarik bahwa saat parade juara Liga Champions, Klopp diminta untuk fokus pada Liga Premier 2019-2020. Saat itu, manajemen menyatakan Liverpool tak memberi prioritas mempertahankan trofi kuping lebar tetapi Liga Premier. Dan itu yang kemudian dipenuhi Klopp.

"Ini sungguh penantian yang menegangkan. Ini pencapaian yang luar biasa dari pemain. Mereka melakukan pekerjaan yang sangat istimewa dan memberi kebahagiaan kepada saya sebagai pelatih," kata Klopp lagi. 

Saat memenangi Liga Inggris dengan tersisa 7 pertandingan lagi, Liverpool mencatat rekor juara tercepat. Mereka melampaui rekor Manchester United dan Man City. Man United juara musim 2000-01 saat liga menyisakan 5 pertandingan. Begitu rival satu kota saat juara pada musim 2017-18.

Liverpool juga berpeluang memecahkan rekor 100 poin yang pernah diukir Man City. Liverpool hanya butuh 5 laga yang dimenangkan untuk memecahkan rekor tersebut.(bola/inilampung)

LIPSUS