Cari Berita

Breaking News

Perbaiki Jalan Desa, PTPN VII Turunkan Dua Alat Berat

INILAMPUNG
Senin, 08 Juni 2020

Perbaikan jalan desa di Sukamula, Kecamatan Betung, Banyuasin. Foto. Ist.
INILAMPUNG, Banyuasin--Dua alat berat berupa road greader dan vibrating roller (vibro) diturunkan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VII Unit Betung untuk memperbaiki jalan Desa Sukamulya, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, mulai Sabtu (6/6/20).

Melalui program kepedulian dan lingkungan (CSR, corporate social responsibility), BUMN perkebunan itu membangun dan menata ulang jalan desa dengan meratakan, memadatkan, pengerasan dengan batu dan membuat drainase pada jalan sepanjang 105 meter dengan lebar enam meter.

Meskipun tidak dibangun permanen, perbaikan jalan ini diharapkan warga. Kondisi jalan yang rusak itu mengganggu aktivitas masyarakat. Perbaikan jalan diharapkan kegiatan sosial, ekonomi, dan kemasyarakatan bisa lebih bergairah.

Manajer PTPN VII Unit Betung Hidayat saat meninjau pekerjaan jalan itu mengatakan, pihaknya punya kewajiban untuk ikut andil terhadap kondisi msyarakat sekitar perusahaan.

Didampingi Askep Tanaman, M. Zein Shosan dan Asisten SDM dan Umum, Agus Lesmono, Hidayat berkunjung untuk memastikan pekerjaan berjalan dengan baik.

“Ruas ini adalah jalan desa yang kami juga melewati setiap hari. Jadi, memang kami punya kewajiban juga untuk ikut membangun dan menjaga. Sebenarnya kami ingin berperan lebih, tetapi kondisi perusahaan sedang kurang memungkinkan. Tetapi, alhamdulillah meskipun kondisi usaha sedang lesu, kami tetap sisihkan untuk masyarakat,” kata dia.

Sementara Asisten SDM dan Umum Agus Lesmono mengatakan, perusahaan memiliki alokasi dana untuk kepedulian kepada masyarakat.

Namun, nilainya disesuaikan dengan kondisi keuangan perusahaan. Demikian juga dengan jenis kepeduliannya, bergantung kepada ketersediaan dana dan prioritas yang paling dibutuhkan masyarakat.

“PTPN VII memiliki program kepedulian dan tanggung jawab sosial yang pendanaannya dapat melalui Program CSR ataupun Program Bina Lingkungan (PKBL). Bentuk dan sumber pendanaannya juga berbeda. Program CSR merupakan alokasi dari dana operasional perusahaan, sedangkan Program Bina Lingkungan merupakan alokasi dana penyisihan laba perusahaan,” kata dia.

Pemberian bantuan perbaikan jalan kali ini menggunakan Dana Program CSR Perbaikan Sarana Prasarana Umum. Diharapkan dengan bantuan Program CSR ini, hubungan baik antara perusahaan dan masyarakat sekitar akan lebih erat.

Ia juga mengajak masyarakat sekitar mempunyai rasa memiliki dan dapat secara bersama-sama menjaga aset perusahaan.

”Kalau jalan bagus, perusàhaan dapat mengangkut hasil kebunnya dengan lancar, produksi tidak terhambat dan juga akan berdampak pada meningkàtnya kesejahteraan masyaràkat sekitar. Yah, kita saling mendukung, lah. Apa lagi, dalam situasi pandemi virus corona seperti saat ini, kita harus peduli sesama dan bersinergi menjaga aset negara,” kata dia.

Kepala Desa Sukamulya Eko Susanto menyambut baik perbaikan jalan desanya. Ia mengatakan, jalan itu kondisinya rusak dan memang membutuhkan perbaikan. Sebab, karena kondisi jalan yang buruk mengganggu aktivitas warga dan perusahaan.

“Kami mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada PTPN VII Unit Betung atas partisipasinya melakukan perbaikan jalan desa kami. Ini adalah jalan bersama. Kami masyarakat pakai, perusahaan juga lewat sini untuk mengangkut sawit. Makanya, PTPN VII juga memang punya kewajiban untuk memperbaiki dan menjaga,” kata dia.

Ia juga berharap bantuan perusahaan tidak hanya perbaikan jalan, tetapi juga bidang lain seperti pendidikan dan kesehatan. “Kami juga sedang membangun gedung PAUD yang ada di Desa Suka Mulya. Mudah-mudahan PTPN VII Unit Betung bisa membantu juga,” harap Eko. (rls/inilampung.com).

LIPSUS