Sesi Bung Karno dari Mbah Surif
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Sesi Bung Karno dari Mbah Surif

bdy
Sabtu, 27 Juni 2020


INILAMPUNG - Juni dikenal sebagai bulan lahirnya Presiden RI pertama, Ir. Soekarno yang akrab dipanggil Bung Karno. Pada bulan ini juga mengingatkan kita pada sajak "Hujan Bulan Juni" karya Sapardi Djoko Damono.

Pendek cerita, Juni merupakan bulan romantis. Bulan yang selalu mengingatkan hal-hal yang menjadi kenangan.

Itulah membuat Mbah Surif, perupa stringart Lampung melukis wajah Bung Karno. Ada banyak dan berbagai pose "bung besar" ia lukis. "Ini saya sebut sesi Bung Karno," kata Surip, nama asli Mbah Surif di rumahnya, sebuah dusun di kawasan Branti, Kecamatan Natar, Lampung Selatan, Jumat (27/6) malam.

Surif ditemui sekaitan ia pengambilan video pembacaan 2 puisi karya Isbedy Stiawan ZS untuk channel youtube Paus Sastra Lampung. Berlatar belakang sejumlah lukisan wajah Bung Karno yang baru diselesaikan sepanjang Juni 2020.

Surif menjelaskan, sesi Bung Karno didekasikan karena dirinya mengagumi proklamator dan presiden pertama Republik Indonesia. Diakuinya, Bung Karno sangat inspirarif bagi anak bangsa ini. 

Walau belum jelas siapa yang akan meminang karya-karyanya dalam sesi Bung Karno, ia tetap ikhlas merampungkan lukisannya. 

"Saya tak berpikir akan laku atau tak. Berkarya adalah memuaskan hati, meriangkan jiwa" kata Mbah Surif yang hidup bersama ibu yang sudah tua, istri dan anak lelaki bernama Imam Chandra (5 tahun). 

Arief Mulyadin, Isbedy Stiawan, dan Mbah Surif di Galery Mbah Surif


Sesi Bung Karno ia pajang di ruang tamu dan dijadikan latar pembacaan puisinya.

Surip tetap berharap karya-karya lukis wajah Bung Karno ada meminang. Hal itu untuk menyambung kreativitas sebagai perupa. Selain wajah Soekarno, ia juga melukis Radin Inten, pahlawan Lampung.

Karya-karyanya itu berbahan paku, benang jahit, dan papan untuk kanvas. Proses kreatifnya dimulai mensketsa wajah, kemudian memasang paku sesuai diinginkan. Setelah itu merajut benang dari satu paku ke paku lainnya, hingga membentuk lukisan. (zal/bdy/inilampung)

LIPSUS