PKS 'Pecah Kongsi' dengan Nessy di Pilkada Lamteng
Cari Berita

Breaking News

banner atas

PKS 'Pecah Kongsi' dengan Nessy di Pilkada Lamteng

INILAMPUNG
Rabu, 01 Juli 2020

INILAMPUNG.COM, Lampung Tengah - Pecahnya PKS-Nasdem di Kota Metro sepertinya berdampak pada pilkada Lampung Tengah. Seperti diketahui PKS-Nasdem dari awal sudah terjalin kedekatan untuk mencalonkan Nessy Kalvia sebagai Bupati pada 9 Desember nanti.

Bahkan PKS dikabarkan menarik dukungan dari Nessy Kalvia Mustafa untuk maju sebagai Bakal Calon Bupati Lampung Tengah (Lamteng).

Ketika dimintai konfirmasi, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lampung Ahmad Mufti Salim mengatakan, saat ini fokus PKS adalah memastikan perahu berlayar di Pilkada Metro.

Diketahui, koalisi Nasdem-PKS pecah lantaran Nasdem mendukung pasangan Anna Morinda–Fritz Akhmad Nuzir yang lebih dulu mendapatkan rekomendasi dari PDIP. Padahal sebelumnya diperkirakan Nasdem akan berkoalisi dengan PKS di Metro dengan Mufti Salim berpasangan Ketua DPD Nasdem Kota Metro, Saleh Chandra.

Kemudian Ketua DPD Partai NasDem Lampung Tengah Miswan Rodi mengaku menyerahkan keputusan sepenuhnya kepada Partai PKS.

“Kami menghormati segala keputusan yang terbaik oleh PKS, kita serahkan saja pada mekanisme Partai PKS. Semua partai tentu ada peraturan partai yang menjadi dasarnya. Kita tidak mempunyai kewenangan itu ikut campur rumah tangga Partai PKS,” katanya, Rabu 1 Juli 2020.

Namun, Pihaknya sudah memiliki langkah untuk terus maju dalam Pilkada Lampung Tengah. Syarat untuk mencalonkan diri di Lamteng adalah 20 persen keterwakilan dari 50 kursi, sedikitnya Nessy harus mengantongi 10 kursi untuk maju.

Nessy sudah mengantongi 6 kursi dari rekomendasi Partai Nasdem. Jika dukungan Nessy dari PKS yang saat ini memiliki 5 kursi di Lamteng dicabut berarti Nessy masih harus mencari 4 kursi partai untuk maju.(zal/inilampung)

LIPSUS