Pesisir Barat Dapat Bantuan Program Rumah Swadaya 515 Unit
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Pesisir Barat Dapat Bantuan Program Rumah Swadaya 515 Unit

INILAMPUNG
Jumat, 07 Agustus 2020

Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal salurkan bantuan program rumah swadaya. Foto. Eva.

INILAMPUNG, Ngambur—Kabupaten Pesisir Barat menerima bantuan program rumah swadaya (BRS) pada 2020 sebesar Rp9,239 miliar untuk memperbaiki 515 unit rumah warga di tiga kecamatan: Pesisir Tengah, Ngaras, dan Ngambur.
Bantuan yang berasal dari dana alokasi khusus (DAK) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) itu, diserahkan secara simbolis oleh Bupati Pesisir Barat Agus Istiqlal di Kecamatan Ngambur, Jumat 7 Agustus 2020.

Disebutkan, 515 rumah itu tersebar di Kecamatan Pesisir Tengah sebanyak 218 rumah, Kecamatan Ngambur 47 rumah, dan Kecamatan Ngaras 250 rumah. “Setiap rumah akan diberikan bantuan sebanyak Rp17,5 juta,” katanya.

Agus mengharapkan program bantuan rumah swadaya dan bantuan stimulan perumahan swadaya itu mendapat dukungan dari semua pihak. Program ini merupakan program prioritas pemerintah untuk meringankan beban masyarakat dalam memperoleh rumah yang berkualitas dan layak huni.

Pada kesempatan yang sama, berlangsung pengajian bulanan Badan Kontak Majlis Taklim (BKMT). Pada kesempatan itu, Ketua TP PKK Pesisir Barat Septi Istiqlal juga menyerahkan bantuan berupa baju mawalan.

Bupati mengharapkan BKMT berperan di setiap bidang kehidupan dan mampu memberikan warna kesejukan dan semangat cinta kebenaran dan keadilan. “Saya berharap kepada pengurus BKMT memaknai peran dan tanggung jawabnya yang strategis dan mengemban amanah dengan baik.

Selain itu, BKMT bekerjasama dengan pemerintah daerah memberikan pendidikan kepada umat Islam yang mengedepankan pembentukan ahlak dan perilaku yang sesuai dengan norma, nilai dan adat istiadat. 

 “Seluruh lapisan masyarakat mengaplikasikan Alquran dalam kehidupan sehari-hari agar dapat membentengi diri dari pengaruh negatif perkembangan zaman, menjadi pedoman hidup dan karakter masyarakat Pesisir Barat yang mayoritas beragama Islam,” pesan Agus. (eva/inilampung.com).

LIPSUS