Pringsewu Gelar Pelatihan Strategi Fitur Online dan Komunikasi SP4N-LAPOR
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Pringsewu Gelar Pelatihan Strategi Fitur Online dan Komunikasi SP4N-LAPOR

INILAMPUNG
Kamis, 13 Agustus 2020

Wakil Bupati Pringsewu Fauzi. Foto. Tyo. 
INILAMPUNG.COM, Pringsewu--Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyelenggarakan pelatihan fitur Online dan Strategi Komunikasi SP4N-LAPOR, Kamis (13-9-2020).

Pelatihan yang berlangsung secara virtual dari Aula Kantor Pemkab Pringsewu itu sebagai tindak lanjut keluhan dan laporan masyarakat terkait pelayanan publik untuk  mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih dan baik (clean and good governance).

Pelatihan yang dibuka Waikl Bupati Pringsewu Fauzi itu menghadirkan sejumlah narasumber: perwakilan Ombudsman Lampung Upi Fitriyanti, Asisten Pemerintahan dan Kesra Pemkab Andi Wijaya. Pelatihan diikuti para para operator dan admin website serta sosial media organisasi perangkat daerah (OPD),kecamatan dan pekon/desa.

Wabup Fauzi berharap, peserta pelatihan mengikuti kegiatan tersebut dengan baik dan sungguh-sungguh. Sehingga nantinya dapat membantu dalam menindak lanjuti setiap laporan yang disampaikan masyarakat sesuai aturan dan prosedur yang berlaku.

"Saya berharap kegiatan ini bermanfaat dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," kata Fauzi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informasi Kabupaten Pringsewu Samsir Kasim mengatakan, SP4N-LAPOR! dibentuk untuk merealisasikan kebijakan no wrong door policy. Kebijakan tersebut menjamin hak masyarakat dengan menyalurkan pengaduan jenis apa pun kepada penyelenggara pelayanan publik yang berwenang.

SP4N-LAPPR bertujuan agar setiap pengaduan dari masyarakat dapat dikelola secara sederhana, cepat, tepat, tuntas, dan terkoordinasi dengan baik. Kemudian memberikan akses bagi partisipasi masyarakat dalam menyampaikan pengaduan."Intinya ini untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik," terangnya.

Menurut dia, SP4N-LAPOR saat ini telah terhubung dengan 34 kementerian, 96 lembaga dan 493 pemerintah daerah di seluruh Indonesia.

Bahkan, secara nasional hingga kini sudah ada 560.146 laporan pengaduan."Di Pringsewu sudah masuk 32 pengaduan. Dari jumlah itu, 30 laporan sudah ditindak lanjuti. Dua lainya belum ditindak lanjuti," ungkapnya.

Turut hadir pada pembukaan pelatihan tersebut: Asisten Administrasi Umum Hasan Basri, Staf Ahli Bupati Pringsewu Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Relawan, Sekretaris Inspektorat Yanuar Haryanto dan Sekretaris Diskominfo Jahron. (tyo/inilampung.com).

LIPSUS