Sejumlah Lulusan SMA Pringsewu Mengikuti Tes Masuk STPN
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Sejumlah Lulusan SMA Pringsewu Mengikuti Tes Masuk STPN

INILAMPUNG
Rabu, 19 Agustus 2020

Wabup Pringsewu bersama peserta seleksi masuk Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta. Foto. Ist.
INILAMPUNG.COM, Pringsewu--Sejumlah lulusan sekolah menengah atas (SMA) di Kabupaten Pringsewu mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi kedinasan Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional (STPN) Yogyakarta.

Tes seleksi melalui jalur kerjasama antara Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu dan STPN ini dibuka oleh Wakil Bupati Pringsewu Fauzi di Aula Pemkab Pringsewu, Selasa (18-8-2020).

Fauzi mengaku bangga dengan kehadiran putra-putri terbaik Pringsewu yang memilih untuk mendaftar di STPN.

Dia meyakinkan bahwa di STPN akan mendapatkan pendidikan yang baik, terlebih bangunan dan fasilitas pendukungnya juga lengkap. Wabup juga memberikan motivasi kepada calon taruna dan taruni untuk bersemangat dalam berjuang meraih masa depan.

Diketahui, sebelumnya antara Pemkab Pringsewu dan STPN beberapa kali melakukan pertemuan membahas kerjasama kedua institusi, hingga kunjungan ke kampus tersebut di Yogyakarta.

Terakhir, kedua pihak membahas tindak lanjut kerja sama secara virtual pada Selasa (5-5-2020). Wabup Pringsewu didampingi sejumlah pejabat pemkab berada di Ruang Rapat Bupati Pringsewu.

Sedangkan Ketua STPN Yogyakarta Senthot Sudirman beserta jajaran berada di kampus STPN Yogyakarta di Desa Banyuraden, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Pada kesempatan tersebut, Fauzi berterima kasih kepada STPN yang bersedia menyediakan ahli pertanahan, mengingat hingga saat ini tenaga tersebut belum ada di lingkungan Pemkab Pringsewu.

"Pemkab Pringsewu siap menerima mahasiswa STPN yang akan melakukan magang di Pemkab Pringsewu, serta menyetujui mengirim taruna baik D4 maupun D1,"kata Fauzi.

Menurutnya Ketua STPN Yogyakarta Senthot Sudirman saat itu juga pernah menyampaikan paradigma pendidikan kampus merdeka yakni adanya mitra program studi yang memiliki tiga fungsi. "Yakni sebagai pemberi masukan dan kurikulum, kemudian menjadi tempat magang, serta sebagai penerima lulusan," imbuh Wabup. (tyo/rls/inilampung.com).

LIPSUS