Serius Lawan Gibran, Cucu Pakubuwana akan Bentuk Koalisi Parpol di Solo
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Serius Lawan Gibran, Cucu Pakubuwana akan Bentuk Koalisi Parpol di Solo

INILAMPUNG
Selasa, 04 Agustus 2020

INILAMPUNG.COM, Solo - Cucu dari Pakubuwana (PB) XII, BRA Putri Woelan Sari Dewi siap maju dalam pesta demokrasi lima tahunan pada Pilkada Solo 2020.

Putri bahkan sudah bersilaturahmi dengan sejumlah partai politik untuk menyiapkan koalisi melawan paslon yang diusung PDI-P, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa.

Parpol itu antara lain, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Jadi, kita saat ini satu-satunya jalan adalah melalui koalisi. Tetapi untuk membentuk koalisi ini kapal atau perahu itu memang dibutuhkan minimal sembilan kursi dari dewan yang duduk saat ini," kata Putri di Solo, Jawa Tengah, Senin (3/8/2020).

"Posisinya kami sedang konsentrasi kepada pembentukan kapal atau koalisi dulu. Tentunya tidak bisa lepas dari pada komunikasi, silaturahmi dan konsolidasi terhadap partai-partai tersebut," sambung dia.

Dia menilai semua parpol yang dikunjungi untuk penjajakan awal koalisi tersebut tanggapannya positif.

"Artinya, kita tetap berharap bahwa demokrasi di negeri ini khususnya di Solo saat ini yang dihadapkan paling dekat Pilkada itu bisa berjalan dengan baik," imbuhnya.

Jika nantinya partai koalisi terbentuk, Putri siap ditempatkan berada di posisi wali kota maupun wakil wali kota.

"Jadi, saya sangat menghormati dan menghargai apa yang menjadi masukan, input, dan juga pemetaan secara politik, strategi dan semua kondisi yang ada di Solo supaya kondusif," ungkapnya.

Dikatakan ada beberapa parpol yang secara tidak langsung mendukung paslon Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa secara lisan.

Tetapi, secara resminya ada yang belum menyerahkan surat dukungan kepada paslon tersebut.

"Dari situ kami mencoba untuk menyampaikan hingga jajaran elit parpol bahwa kondisi di lapangan masyarakat Solo seperti apa dan harapannya bagaimana. Itu yang perlu kita tekankan kepada beliau yang ada di sana," kata Putri.

Terpisah, Ketua Bappilu DPD PKS Solo, Sugeng Riyanto membenarkan, cucu dari PB XII  telah bersilaturahmi sebagai penjajakan awal untuk melakukan koalisi.

Menurut Sugeng, PKS tidak bisa mengusung calon sendiri karena hanya memiliki lima kursi di parlemen.

PKS harus berkoalisi dengan parpol lain untuk bisa mengusung calon di Pilkada Solo 2020.

"Lobi-lobi di tingkat kota sudah kita lakukan. Ketua partai ketemu dengan ketua partai sudah ada pembicaraan. Cuma dalam konteks ini tidak cukup lobi ke tingkat kota," terang Sugeng.(komp/inilampung)

LIPSUS