Bupati Membuka Pembinaan Perencanaan Pembangunan Pekon
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Bupati Membuka Pembinaan Perencanaan Pembangunan Pekon

INILAMPUNG
Rabu, 02 September 2020

Pembinaan Perencanaan Pembangunan Pekon dan Penanganan Covid-19. Foto. Eva.
INILAMPUNG.COM, Krui--Bupati Pesisir Barat (Pesibar), Agus Istiqlal, membuka pembinaan perencanaan pembangunan pekon tahun anggaran 2021 dan penanganan Covid-19 di GSG Slalaw, Rabu 2 September 2020.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan beberapa hal berkaitan dengan pelaksanaan perencanaan pembangunan pekon. Tujuannya, agar pelaksanaan pembangunan terencana dan terlaksana dengan baik.

Perencanaan pembangunan pekon adalah proses tahapan kegiatan yang diselenggarakan oleh pemerintah pekon dengan melibatkan lembaga pekon dan unsur masyarakat secara partisipatif guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya pekon.

Selain itu, pemerintah pekon menyusun perencanaan pembangunan pekon harus berangkat dari kewenangan pekon dengan mengacu pada perencanaan pembangunan kabupaten.
Perencanaan pekon bukan sekadar membuat usulan yang disampaikan kepada pemerintah daerah. "Yang lebih penting, perencanaan pekon adalah keputusan politik yang diambil secara bersama oleh pemerintah pekon dan masyarakat pekon," katanya.

Agus mengingatkan, perencanaan program dan kegiatan bukan mengumpulkan daftar keinginan masyarakat pekon. Juga, bukan sekedar daftar usulan tanpa alasan tentang penting program tersebut.

Karena itu, para perencana kebijakan pembangunan pekon harus memperhatikan prinsip-prinsip perencanaan, seperti belajar dari pengalaman dan menghargai perbedaan, berorientasi pada tujuan praktis dan strategis, keberlanjutan serta dapat dipertanggungjawabkan.

Bahkan, tegas Agung, pihak lain di luar pemerintahan desa yang hendak menawarkan kerjasama ataupun memberikan bantuan program pembangunan harus berpedoman pada produk perencanaan desa.

Untuk para camat dan peratin, disamping melaksanakan perencanaan pembangunan pekon, dan tugas-tugas pemerintahan pekon lainnya. "Semua harus mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (siskamling) guna mewujudkan situasi dan kondisi yang aman, tertib, dan tenteram di lingkungan," katanya.

Agus juga mengingatkan untuk begotong-royong melawan penularan pandemi Covid-19 dengan lebih disiplin dalam menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.  Seperti mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun secara rutin, juga memakai masker di tempat umum. (eva/inilampung.com). 

LIPSUS