Covid-19 di Lampung Meningkat, 2 RS Rujukan Penuh
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Covid-19 di Lampung Meningkat, 2 RS Rujukan Penuh

INILAMPUNG
Jumat, 11 September 2020

INILAMPUNG.COM, Bandarlampung - Provinsi Lampung mengumumkan kembali ada tambahan 2 kasus covid-19. Tambahan ini menjadikan jumlah pasien covid-19 tembus 511. 

Jumlah itu berdasarkan data Gugus Tugas Penanganan Covid-19 provinsi Lampung pada Jum'at, 11 September 2020.  Sebelumnya jumlah kasus konfirmasi Covid-19 Lampung berjumlah 509 kasus dan 22 pasien meninggal dunia.

Dari total tersebut, saat ini kasus konfirmasi yang masih menjalani isolasi berjumlah 123 kasus. Jumlah itu hanya bertambah 1 orang dari sebelumnya yang hanya 122 orang.

Kemudian, jumlah pasien yang selesai menjalani isolasi pun mengalami penambahan 1 orang. Saat ini pasien yang selesai menjalani isolasi atau sembuh berjumlah 366 pasien.

Lalu, jumlah pasien yang dinyatakan suspek hingga saat ini hanya berjumlah 33 orang. Sebanyak 7 diantaranya merupakan kasus suspek baru dan 26 lainnya kasus lama.

Sementara jumlah kasus probable di Lampung saat ini berjumlah 20 orang. Probable adalah orang yang memliki gambaran klinis Covid-19 dan hasil laboratorium RT-PCR belum keluar

Dua Rumah Sakit Rujukan Covid-19 Penuh
Dua rumah sakit rujukan Covid-19 di Bandarlampung sudah tak mampu lagi menampung jumlah pasien yang terpapar virus korona. Hal itu karena meningkatnya kasus Covid-19 di kota Tapis Berseri itu.

"Rumah Sakit Immanuel saat sudah penuh, begitu juga Rumah Sakit Urip Sumoharjo sudah tidak bisa menampung pasien Covid-19," kata Kepala Dinas Kesehatan Bandarlampung Edwin Rusli, dikutip dari lampost.co (11/9/2020).

Dia mengungkap pihaknya telah menyiapkan antisipasi. Bila ada pasien positif yang bergejala akan disebar ke rumah sakit rujukan lainnya yang masih bisa menampung. Karena di Bandarlampung ada sekitar tujuh rumah sakit rujukan Covid-19.

Sedangkan, untuk pasien tanpa gejala dianjurkan melakukan isolasi mandiri. Namun, dengan catatan harus benar-benar menerapkan protokol kesehatan.(zal/inilampung)

LIPSUS