Edy Mukhtar Plh Sekda Pesibar, 50 Persen Pegawai Kerja dari Rumah
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Edy Mukhtar Plh Sekda Pesibar, 50 Persen Pegawai Kerja dari Rumah

INILAMPUNG
Senin, 21 September 2020

 

Rapid test di Pesisir Barat setelah Sekda N Lingga Kusuma terpapar Covid-19. Foto. Eva.


INILAMPUNG.COM - Bupati Pesisir Barat (Pesibar) Agus Istiqlal menunjuk Edy Mukhtar sebagai Pelaksana Harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Pesibar. 


Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pesibar, Tedi Zadmiko, Senin (21/9/2020), mengatakan kebijakan itu dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan sekda karena N Lingga Kusuma yang harus melakukan isolasi akibat terpapar Covid-19. 


Tedi menjelaskan, Lingga Kusuma dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan hasil Swab PCR Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Provinsi Lampung bertanggal 19 September 2020.


Setelah Sekda Pesibar dinyatakan positif Covid-19 pada akhir pekan kemarin, kata Tedi, Bupati Pesibar memerintahkan jajarannya untuk melakukan beberapa langkah penanganan secara ketat. 


Selain menunjuk Plh Sekda, Bupati Pesibar menerbitkan Surat Edaran (SE) Bupati Nomor: 800/283/V.04/2020. Isinya, seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) diminta mengatur jumlah pegawai yang melakukan tugas kedinasan di kantor (work from office) maksimal 50 persen dan wajib menerapkan protokol kesehatan serta wajib menyemprotkan desinfektan dimasing-masing kantor setiap Jumat. 


"Selain itu, khusus pegawai yang bertugas di lingkungan Sekretariat Pemkab Pesibar agar memeriksakan diri di Puskesmas Krui untuk dilakukan screaning dan rapid test, dan untuk sementara bekerja dari rumah (work from home) selama lima hari terhitung sejak, Senin-Jumat (21-25/9)," lanjutnya.


Masih kata Tedi, pegawai yang bertugas di masing-masing OPD yang sebelumnya sempat melakukan kontak erat dengan Sekkab Lingga agar memeriksakan diri ke Puskesmas Krui untuk menjalani rapid test dan screaning. "Dari hasil rapid test itu nanti, pegawai yang mengarah ke reaktif akan langsung ditindaklanjuti dengan Swab PCR," imbuhnya.


Tedi menandaskan pihaknya tidak henti-hentinya mengimbau seluruh masyarakat Pesibar untuk selalu menerapkan sikap 4M (menggunakan masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan). "Masyarakat jangan panik tetap patuhi protokol kesehatan yang sudah digaungkan pemerintah," tukasnya. (eva/inilampung.com)

LIPSUS