Jurnalistik Award GGF 2020 Membuka Wawasan Pembangunan Berkelanjutan
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Jurnalistik Award GGF 2020 Membuka Wawasan Pembangunan Berkelanjutan

INILAMPUNG
Sabtu, 26 September 2020

 Ketua PWI Provinsi Lampung Supriyadi Alfian. Foto. Ist.


INILAMPUNG.COM, Bandarlampung--Kompetisi Jurnalistik Award Great Giant Foods 2020 yang digelar ditengah pandemi Covid-19 berlangsung sukses. Hal ini ditandai dengan banyaknya partisipasi peserta dari berbagai wilayah di Indonesia  


Puncaknya, penganugerahan juara Kompetisi Jurnalistik Award Great Giant Foods (KJA GGF) 2020 dengan kompetisi karya jurnalistik tulis katagori media cetak dan katagori media online dilaksanakan pada Jumat (25-9-2020) melalui media daring.


Ucapan selamat kepada para pemenang lomba KJA GGF 2020 datang dari berbagai pihak. Diantaranya, Ketua PWI Lampung Supriadi Alfian, Kepala Dinas Kominfo dan Statistik Provinsi Lampung Achmad Krisna dan Direktur Operasional PT GGP Wayan Ardana.


“Kami ucapkan selamat kepada para pemenang dan terima kasih atas antusiasme para peserta kompetisi Jurnalistik Award GGF 2020 atas partisipasinya yang telah mengumpulkan beragam karya yang sangat luar biasa,” ungkap Wayan Ardhana.



Disamping itu, Supridi Alfian mengatakan, GGF telah mempersembahkan kompetisi jurnalistik 2020 tingkat nasional bagi wartawan media cetak dan online karena memandang sosok strategis para wartawan.


“Kompetisi ini diharapkan kompetensi wartawan di Indonesia dapat semakin baik. Saya ucapkan terimakasih kepada GGF. Semoga para wartawan dapat terus membagikan berita-berita yang inspiratif,” ungkapnya.


“Mudah-mudahan kegiatan ini dapat menginspirasi para wartawan dan bloger untuk menginsirasi para pembaca, kepada GGF kami berikan dekungan semoga kegiatan ini akan berlangsung untuk tahun-tahun berikutnya dan dapat memberikan kontribusi pada awak media, selamat kepada para penang dan terima kasih kepada GGF,” ucap Achmad Krisna.


Kesesuaian tema, originalitas dan struktur bahasa menjadi pertimbangan dewan juri dalam menentukan pemenang. Dewan jurinya: Indra Ardiyanto (Head Integration and Communication GGF), Wulan Sucika (Ketua Jurusan Ilmu Komunikasi Unila), dan Marten Selamet (Wasekjen PWI Pusat) dalam menentukan pemenang.


KJA GGF 2020, menurut Nanik Sucika, merupakan kompetisi yang sangat luar biasa dengan naskah berita yang berbobot, berkualitas dan inspiratif. Kompetisi ini sangat strategis bagi stakeholder dan menginspirasi banyak pihak dengan membagikan informasi tentang hal-hal positif kepada masyarakat. 


“Anda murni menang karena kualitas tulisan yang sangat bagus dan informatif, kepada GGF juga saya ucapkan terima kasih karena telah melaksanakan kompetisi yang sangat inspiratif ini,” terang Sucika seraya berharap kompetisi seperti ini sangat bagus dilakukan secara berkelanjutan.


Eriandi dari topsatu.com peserta asal Padang Sumatera Barat mengaku bangga bisa mengikuti KJA GGF 2020 dan menjadi pemenang. “Kompetisi ini bukan hanya tentang karya jurnalistik, memotifasi, memicu semangat menulis dan meningkatkan kualitas tulisan bagi para jurnalis, tapi juga membuka wawasan tentang isu-isu pembangunan berkelanjutan,” ungkapnya. 


Anugerah kepada para pemenang dilakukakan secara daring pada Jumat 25 September 2020 dirangkai dengan acara peluncuran Sustainability Report PT GGP dan Webinar Sustainability dengan tema: Growing Suatainability With Comunity.


Karya tulis jurnalistik katagori media cetak, pemenang pertama diraih oleh Effran Kurniawan dari Lampung Post dengan judul “Rantai Kemitraan Tiga Turunan di Astomulyo,” pemenamg kedua disematkan pada Vina Oktavia dari Kompas dengan judul artikel “Geliat Kampung Sapi di Astomulyo,” dan pemenang ketiga diterima oleh Ma’mun Aliah Malik dari Radar Bandung dengan judul “Peternak Sapi Jadi Pekerjaan Prestisius di Desa Astomulyo. 


Pada katagori media cetak ini tujuh pemenang harapan diberikan kepada Darul Kuteni (Majalah Teras) Cairil Anwar (Lampung Post), Drajat Arianto (Tribun Jabar), Delima N. Napitupulu (Lampung Post), Rady Septian (Lampung News), Ricky Marly (Lampung Post), dan Nanik Sumarni Narning (Radar Makasar).


Katagori media online, pemenang pertama disematkan kepada Royce Wijaya (www.suaramerdeka.com) dengan artikel “Ekonomi Sirkular GGF, Tak ada Limbah Padat dan Cair Terbuang,” pemenang kedua diraih oleh Rina Tri Handayani (rinadarma13.wordpress.com) dengan  topik “GGF Turut Mendukung Bumi Berkelanjutan Melalui Circular Economy,” dan pemenang ketiga diberikan kepada Eriandi (www.topsatu.com) dengan judul “GGF Buktikan Sampah Bisa Jadi Sumber Daya Baru Bagi Perusahaan.”


Tujuh pemenan harapan pada katagori media online masing-masing diraih oleh Firmauli Sihaloho (pekanbaru.tribunnews.com), Roy Marleka Parleoli (lnews.com), Amirudin Sormin (lampungpro.id), Nabila DP (www.bundatraveler.com), Eni Muslihah (wawai.id), dan M. Harpani (www.pakdezaki.com).


Kompetisi yang diselenggarakan bagi para pegiat media, utamanya jurnalis dan bloger ini diikuti oleh 112 peserta dari berbagai media cetak dan online di seluruh Indonesia.


Dalam kondisi pandemi Covid-19 panitia KJGGF 2020 menyelenggarakan kompetisi dengan cara webinar (series) untuk memberikan informasi dan pengetahuan kepada masyarakat tentang bagaimana GGF tumbuh dan berkembang. Rangkaian KJGGF2020 dilaksanakan 11-13 Agustus 2020 lalu dengan peserta sebanyak 262 orang dari kalangan civitas akademika, jurnalis dan masyarakat.


Tiga tema yang diangkat dalam Kompetisi Jurnalistik Award GGF 2020 yaitu: Nutrisi Kesehatan dan Covid-19; Program CSR dan CSV, dan Inisiatif Hijau dan Berkelanjutan. (mfn/rls/inilampung.com).

LIPSUS